EKSPOSTIMES.COM – Harga emas dalam negeri menunjukkan pergerakan stabil pada perdagangan Senin (24/3/2025), dengan emas Antam mencatatkan kenaikan tipis sebesar Rp1.000 per gram. Para investor kini menanti sinyal lebih lanjut mengenai potensi lonjakan harga di tengah tren bullish global.
Menurut data dari Logammulia.com, harga emas batangan Antam kini berada di level Rp1,765 juta per gram, naik tipis dari harga sebelumnya. Harga buyback emas Antam pun ikut terkerek menjadi Rp1,616 juta per gram.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp12 Ribu, Sentuh Rp1,691 Juta per Gram
Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam di berbagai denominasi:
- 0,5 gram: Rp932.500
- 1 gram: Rp1,765 juta
- 2 gram: Rp3,470 juta
- 5 gram: Rp8,600 juta
- 10 gram: Rp17,145 juta
- 25 gram: Rp42,737 juta
- 50 gram: Rp85,395 juta
- 100 gram: Rp170,712 juta
- 250 gram: Rp426,515 juta
- 500 gram: Rp852,82 juta
- 1.000 gram: Rp1,705 miliar
Sementara itu, harga emas di Pegadaian juga tidak mengalami perubahan signifikan, dengan emas Antam dan UBS berada pada level yang hampir serupa dengan harga Logam Mulia.
Baca Juga: Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tertekan Kebijakan The Fed dan Ancaman Tarif Trump
Di kancah internasional, harga emas dunia sempat terkoreksi tipis. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot saat ini berada di level US$ 3.021,48 per troy ons, turun 0,07% dari akhir pekan lalu. Penurunan ini diduga akibat aksi ambil untung oleh investor setelah harga emas melonjak lebih dari 15% sejak awal tahun dan 39,34% dalam satu tahun terakhir.
Dari perspektif teknikal, emas masih dalam tren bullish dengan indikator RSI di 66,82 serta Stochastic RSI di 64,98, yang menandakan momentum beli masih kuat.
Jika harga emas berhasil menembus US$ 3.024 per troy ons, potensi kenaikan ke US$ 3.032 per troy ons menjadi lebih besar. Namun, jika harga melemah di bawah US$ 3.010 per troy ons, tekanan jual bisa membawa emas ke level US$ 2.955 per troy ons.
Meskipun harga emas dalam negeri stabil, dinamika di pasar global masih menjadi faktor penting dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya. Dengan tren bullish yang tetap terjaga, emas terus menjadi instrumen investasi menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Para investor kini mencermati apakah harga emas akan kembali meroket atau justru mengalami koreksi lebih lanjut dalam waktu dekat. (tim)













