EKSPOSTIMES.COM- Mesin politik Partai Gerindra mulai memanaskan suhu Pilpres 2029. Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, secara terbuka menyatakan bahwa partainya tetap akan mengusung Presiden Prabowo Subianto untuk maju di periode kedua. Dorongan ini ditegaskan dalam temu kader Gerindra Sulsel yang digelar di Makassar, Jumat (4/7) lalu.
“Ini keputusan kongres. Kita meminta Pak Prabowo agar bersedia kembali menjadi calon presiden di Pilpres 2029,” ujar Muzani di hadapan ratusan kader.
Baca Juga: Di Istana Konstantinovsky, Prabowo dan Putin Sepakat Lawan Hegemoni Dunia
Muzani menyebut dorongan ini bukan tanpa alasan. Ia menekankan bahwa berbagai program strategis pemerintahan Prabowo mulai dirasakan rakyat, mulai dari swasembada pangan, swasembada energi, hingga visi besar ketahanan nasional.
“Rakyat sudah merasakan manfaatnya. Beliau ingin menuntaskan semuanya, termasuk sektor kesehatan dan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Gerindra melihat peluang politik ini sebagai misi keberlanjutan, bukan sekadar kekuasaan.
“Kita butuh figur yang kuat, tegas, dan konsisten. Pak Prabowo adalah itu,” tegas Muzani.
Baca Juga: Prabowo: Kunci Kemandirian Bangsa Ada pada Pendidikan Kelas Dunia
Menariknya, di tengah gemuruh dukungan, Presiden Prabowo Subianto justru bersikap tenang dan rendah hati. Dalam pidatonya di Kongres IV PP Tidar, Sabtu (17/5), Prabowo meminta para kader menyimpan dulu niat mereka.
“Saya belum genap satu tahun menjabat. Niat itu simpan dulu dalam hati. Yang menentukan saya maju lagi adalah Allah dan saya sendiri,” ucap Prabowo.
Prabowo bahkan menyatakan bahwa jika dirinya merasa tidak layak atau gagal mencapai target yang dicanangkan, maka ia tidak akan maju lagi.
Gerindra tampaknya sadar bahwa membangun momentum politik tak bisa menunggu 2028. Mereka mulai menyusun narasi sejak sekarang: kesinambungan pembangunan dan sosok pemimpin visioner sebagai jawaban tantangan zaman. (cnn/farly)













