EKSPOSTIMES.COM- Seratus hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai dengan langkah tegas dalam penegakan hukum. Di bawah arahan langsung Presiden Prabowo, Kejaksaan Agung bergerak cepat menangani berbagai kasus besar yang sebelumnya tertunda, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang merugikan negara.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan berintegritas. Dalam pidatonya di Istana Negara, ia memberikan peringatan keras kepada para pelaku korupsi dan kejahatan lainnya.
“Jangan pernah bermain-main dengan hukum di bawah pemerintahan ini. Hukum adalah panglima, dan kami tidak akan memberi ruang bagi para pelanggar,” tegasnya.
Seruan Presiden ini segera ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung dengan meluncurkan operasi besar-besaran guna mengungkap jaringan korupsi di berbagai sektor strategis. Hasilnya, dalam periode 20 Oktober 2024 hingga 20 Januari 2025, Kejaksaan Agung sukses memulihkan keuangan negara sebesar Rp2,4 triliun.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, dalam keterangannya pada Kamis (23/1/2025), menyampaikan bahwa pencapaian ini melampaui target dengan persentase kinerja mencapai 176,34 persen. Sementara itu, di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejaksaan Agung berhasil menyelamatkan lebih dari Rp2 triliun, dengan capaian kinerja sebesar 41,49 persen.
Kinerja Kejaksaan Agung dalam seratus hari pertama ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran serius dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi. (rizky)












