Berita UtamaHukum & Kriminal

Eks Kadis DLH dan Kontraktor Dibui! Kejari Manado Siapkan Tersangka Tambahan di Kasus Incenerator

×

Eks Kadis DLH dan Kontraktor Dibui! Kejari Manado Siapkan Tersangka Tambahan di Kasus Incenerator

Sebarkan artikel ini
Kepala Kejari Manado Wagiyo Santoso dan Kasipidsus Evans Sinulingga umumkan penahanan dua tersangka kasus incenerator
Kejari Manado resmi menahan mantan Kadis DLH dan kontraktor dalam kasus korupsi incenerator 2019.

EKSPOSTIMES.COM- Aroma busuk korupsi kembali menyengat dari balik meja birokrasi Kota Manado. Dua tersangka resmi diciduk dan ditahan Kejaksaan Negeri Manado dalam kasus dugaan korupsi pengadaan incenerator tahun 2019 di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado.

Mereka adalah TJM, mantan Kepala DLH sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan FS, penyedia barang yang kini ikut terseret arus kotor permainan anggaran.

Baca Juga: Suara Elektro Laporkan Agus Elektrik ke Kejari Manado, Diduga Minta Rp 3 Miliar untuk Hentikan Gugatan

Penahanan dilakukan Senin malam (5/5/2025) setelah keduanya digodok penyidik selama lima jam pemeriksaan intensif. Drama hukum ini menjadi tamparan keras bagi tata kelola proyek pemerintah yang selama ini kerap dijadikan ajang bancakan.

“Keduanya resmi kita tahan malam ini setelah proses penyidikan yang panjang,” tegas Kepala Kejari Manado, Wagiyo Santoso, dalam konferensi pers bersama Kasipidsus Evans E. Sinulingga.

Alih-alih meningkatkan pengelolaan sampah, proyek pengadaan incenerator ini justru menciptakan tumpukan sampah moral di tubuh pemerintahan. Dugaan penyimpangan anggaran mencuat, menyeret dua tokoh penting dalam eksekusi proyek.

Publik pun bertanya-tanya: di mana alatnya? berfungsi atau tidak? berapa besar kerugian negara?

Tak berhenti di dua nama. Kejaksaan memastikan satu tersangka tambahan akan segera diperiksa. Evans menyebut jika tak ada hambatan, Selasa (6/5/2025) sudah masuk ruang penyidikan.

“Kalau tidak ada halangan, satu tersangka lagi akan kita periksa besok,” ujarnya tanpa menyebut nama.

Ini artinya, daftar nama yang terlibat belum final. Siap-siap saja yang merasa pernah ‘main proyek’ ini.

Dalam kasus ini, Kejari Manado menegaskan komitmen untuk tidak melindungi siapa pun. Semua proses akan dilakukan terang-benderang, tanpa kompromi.

“Kita lakukan secara transparan. Tidak ada yang kami tutupi,” tegas Evans.

Baca Juga: Kejari Labuhanbatu Tahan Mantan Kades dan Bendahara Desa Bandar Kumbul atas Dugaan Korupsi Rp 1,6 Miliar

Gelombang desakan publik makin kuat agar kasus ini tidak berhenti pada nama-nama kecil. Banyak pihak menduga ada aktor besar di balik layar, yang bermain cerdas sambil mengatur aliran dana proyek.

Apalagi, proyek incenerator seharusnya menyasar kepentingan publik untuk menciptakan kota yang bersih. Namun yang terjadi justru sebaliknya, uang rakyat menguap, alat tak jelas, dan kini menyisakan catatan hitam dalam sejarah pengadaan barang di Manado. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d