Nasional

Waspada Penipuan! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Haji Tanpa Antre, Semua Harus Lewat Jalur Resmi

×

Waspada Penipuan! Kemenag Tegaskan Tidak Ada Haji Tanpa Antre, Semua Harus Lewat Jalur Resmi

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta bersiap berangkat dengan pengawasan resmi Kementerian Agama.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin

EKSPOSTIMES.COM- Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya penawaran haji tanpa antre yang dilakukan lewat jalur tidak resmi. Masyarakat diimbau agar tidak tergiur rayuan “langsung berangkat” yang kerap kali justru berujung pada penipuan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, menegaskan bahwa praktik semacam ini bukan hanya menyesatkan, tetapi juga melanggar aturan resmi ibadah haji yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Gubernur Sulut Sambut Kunjungan Kakanwil Kemenag, Matangkan STQH 2025 dan Persiapan Haji Jemaah Sulawesi Utara

“Jika ada promosi yang menawarkan haji tanpa daftar resmi atau tanpa antre, itu patut dicurigai. Segera laporkan kepada aparat berwenang,” ujar Fauzin dalam konferensi pers daring terkait penyelenggaraan Haji 2025, Senin (5/5/2025).

Fauzin menegaskan bahwa ibadah haji hanya sah dilakukan menggunakan visa haji resmi yang diterbitkan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi. Adapun penggunaan visa jenis lain, seperti visa ziarah, visa turis, atau visa kerja, untuk berhaji adalah ilegal dan melanggar hukum internasional.

“Menggunakan visa non-haji untuk berhaji bukan hanya melanggar aturan, tapi juga membahayakan jemaah. Ada sanksi berat yang menanti, termasuk penahanan, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Praktik promosi haji dengan embel-embel seperti “haji tanpa antre”, “langsung berangkat”, atau “paket eksklusif tanpa daftar tunggu” kini makin sering ditemui di media sosial dan platform digital. Kemenag mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda kemudahan palsu yang justru bisa menggagalkan ibadah suci mereka.

“Jangan mempertaruhkan ibadah haji yang sakral dengan jalur instan yang tidak sah. Pastikan mendaftar melalui sistem resmi yang diawasi langsung oleh negara,” tegas Fauzin.

Di sisi lain, proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia berjalan lancar. Berdasarkan data resmi Siskohat Kemenag, hingga hari ini, sebanyak 22.301 jemaah dari 57 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Arab Saudi.

Baca Juga: 17.221 Peserta Dinyatakan Lolos Seleksi CPNS Kemenag Tahun 2024

Sementara itu, sebanyak 5.114 jemaah lainnya dijadwalkan berangkat hari ini dalam 13 kloter menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Jangan biarkan penipuan merenggut kesempatan beribadah haji. Pastikan Anda hanya mengikuti program haji resmi Kementerian Agama, demi keamanan, ketenangan batin, dan keabsahan ibadah Anda. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d