EKSPOSTIMES.COM- Polda Sulawesi Utara akhirnya membeberkan secara gamblang pemanfaatan dana hibah sebesar Rp10 miliar yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Sulut. Dana fantastis itu ternyata dialokasikan sepenuhnya untuk menjamin keamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di wilayah hukum Sulut.
Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Alamsyah Hasibuan, menegaskan bahwa seluruh tahapan Pilkada, mulai dari pendataan pemilih hingga pelantikan pimpinan terpilih, tidak luput dari pengawasan dan pengamanan aparat kepolisian yang didukung oleh anggaran hibah tersebut.
“Anggaran itu digunakan untuk mengamankan seluruh proses pilkada. Mulai dari tahapan awal seperti perencanaan, pendaftaran calon, kampanye, masa tenang hingga penghitungan suara dan pelantikan,” jelas Hasibuan, Kamis (24/04/2025).
Lebih lanjut ia menyebut, meski tidak merinci satu per satu nominal di setiap kegiatan, namun pihaknya memastikan penggunaan anggaran telah sesuai ketentuan.
“Sampai saat ini tidak ada temuan atau laporan penyalahgunaan dana. Kami pastikan semua transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Keberhasilan Pilkada yang berlangsung aman dan damai pun tidak lepas dari sinergi antara Polda Sulut, para penyelenggara, serta masyarakat.
“Atas nama Kapolda Sulut, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Sulut yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung,” tutur Hasibuan.
Transparansi ini menjadi angin segar di tengah sorotan publik terhadap penggunaan dana hibah oleh instansi negara. Dengan keamanan Pilkada yang terjaga dan anggaran yang digunakan secara tepat sasaran, Polda Sulut membuktikan komitmen menjaga marwah demokrasi di Bumi Nyiur Melambai. (tim)












