Hukum & Kriminal

Rio Dondokambey Berikan Keterangan Selama 5 Jam Lebih Terkait Dana Hibah GMIM

×

Rio Dondokambey Berikan Keterangan Selama 5 Jam Lebih Terkait Dana Hibah GMIM

Sebarkan artikel ini
RIO Dondokambey setelah memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah GMIM.

EKSPOSTIMES.COM- Anggota DPR RI sekaligus Ketua Pemuda Sinode GMIM, Rio Dondokambey, memenuhi panggilan Polda Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu (23/4/2025), untuk dimintai keterangan seputar skandal korupsi dana hibah Sinode GMIM yang tengah menghebohkan publik. Pemeriksaan berlangsung selama 5 jam 45 menit.

Rio tiba di Polda Sulut tepat pukul 09.54 Wita dan baru keluar dari ruang penyidik pukul 15.39 Wita. Mengenakan kemeja putih dan tampak tenang, ia menolak menjawab pertanyaan media secara rinci.

“Saya datang memenuhi panggilan penyidik. Silakan tanya langsung ke penyidik. Terima kasih,” ujar Rio singkat sambil menuju mobil Toyota Alphard putih DB 293.

Yang menarik, durasi pemeriksaan Rio lebih lama 1 jam 28 menit dibanding sang ayah, Olly Dondokambey, mantan Gubernur Sulut dua periode yang juga diperiksa sebagai saksi pada Senin (21/4/2025). Olly hanya diperiksa selama 4 jam 17 menit. Meski keduanya masih berstatus saksi, kehadiran mereka di Mapolda menambah babak baru dalam upaya mengungkap skandal yang disebut-sebut merugikan negara hingga Rp 8,9 miliar.

Sumber internal di Polda Sulut menyebutkan bahwa kesaksian Olly dan Rio Dondokambey dianggap krusial. Bahkan ada sinyal bahwa keterangannya bisa membuka jaringan korupsi lebih luas, melibatkan banyak pihak dari birokrasi hingga lembaga keagamaan.

Hingga kini, lima pejabat telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka adalah Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Fereydy Kaligis, mantan Kepala Badan Keuangan Jeffry Korengkeng, Sekprov Sulut Steve Kepel, serta Asisten III yang juga Plt Sekprov, Asiano Gammy Kawatu.

Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Alamsyah, menegaskan komitmen Polda untuk menuntaskan kasus ini.

“Tidak ada yang kebal hukum. Kami akan menegakkan hukum secara profesional dan transparan,” ujarnya kepada awak media.

Kasus dana hibah GMIM menjadi sorotan tajam publik Sulut karena menyangkut dana keagamaan dan melibatkan tokoh-tokoh besar. Penyidikan terhadap figur publik seperti Rio dan Olly Dondokambey menandai bahwa penyelidikan telah masuk ke tahap krusial.

Pengamat hukum dan publik menilai, keberanian Polda Sulut untuk memeriksa tokoh-tokoh besar ini patut diapresiasi. Namun publik juga menanti, apakah pemeriksaan ini akan berujung pada pembuktian hukum yang tak tebang pilih. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d