Hukum & Kriminal

Direktur Persiba Balikpapan Ternyata Bandar Narkoba, Polisi: ‘Penguasa Kaltim’ Itu Akan Dimiskinkan!

×

Direktur Persiba Balikpapan Ternyata Bandar Narkoba, Polisi: ‘Penguasa Kaltim’ Itu Akan Dimiskinkan!

Sebarkan artikel ini
Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto, diduga kendalikan bisnis narkoba senilai Rp241 miliar.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mukti Juharsa, dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta

EKSPOSTIMES.COM- Skandal besar mengguncang dunia sepak bola Tanah Air! Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto, terungkap sebagai bandar narkoba kelas kakap di Kalimantan Timur. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mukti Juharsa, dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/3).

“Dapat saya simpulkan bahwa C (Catur Adi) adalah bandar narkoba di wilayah Kaltim. Sejak kapan? Sejak lama. Kami sudah mengendus aktivitas ini sejak lama,” tegas Brigjen Mukti.

Jaringan narkoba ini terungkap berkat razia di Lapas Kelas II A Balikpapan pada 27 Februari 2025. Dugaan peredaran sabu di dalam lapas membuat aparat bergerak cepat. Hasilnya, sembilan narapidana ditangkap dengan peran sebagai pengedar sabu di dalam penjara.

Kesembilan tersangka berinisial E, S, J, S, A, A, B, F, dan E kedapatan memiliki 69 gram sabu. Meski jumlah ini lebih kecil dari dugaan awal yang mencapai 3 kilogram, penyidik berhasil mengungkap bahwa mereka hanyalah bagian kecil dari jaringan yang lebih besar.

Dari hasil interogasi, polisi menemukan bahwa Catur tidak bekerja sendiri. Ia didukung oleh E sebagai pengendali di dalam lapas, dan sebagai bendahara yang mengelola uang hasil penjualan

Uang hasil transaksi haram ini ditransfer dari E ke rekening D, yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Dari D, dana tersebut mengalir ke rekening K dan R, yang dikuasai langsung oleh Catur.

Dengan semua bukti yang terkumpul, penyidik menegaskan peran Catur sebagai bandar narkoba besar di Kaltim.

“Jadi, C ini adalah penguasa Kaltim. Semua tahu dia hidup mewah, rumah mewah, segala mewah. Yakin dan percaya, semuanya akan dimiskinkan!” ujar Brigjen Mukti dengan nada tegas.

Saat ini, Catur, K, dan R telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, sementara sembilan tersangka lainnya dijebloskan ke Polda Kaltim.

Dengan terungkapnya jaringan ini, aparat berjanji akan terus menindak tegas para pelaku narkoba, termasuk mereka yang bersembunyi di balik jabatan prestisius. Dunia sepak bola tercoreng, tapi hukum harus tetap ditegakkan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d