Berita UtamaHukum & Kriminal

Kepala DPMD Bolmong Terjaring OTT, Diduga Catut Nama Kejaksaan untuk Pemerasan, Begini Kejadiannya

×

Kepala DPMD Bolmong Terjaring OTT, Diduga Catut Nama Kejaksaan untuk Pemerasan, Begini Kejadiannya

Sebarkan artikel ini
TIM Kejari Kotamobagu melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bolmong. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), berinisial AB.

Dari informasi, penangkapan berlangsung di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, Jumat 20 Desember 2024 malam, setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan praktik pemerasan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Elwin Khahar, membenarkan penangkapan tersebut. Kata dia, pelaku diduga meminta sejumlah uang kepada pihak tertentu dengan mencatut nama Kejaksaan.

“Tindakan ini jelas melawan hukum dan mencoreng nama lembaga negara. Kami tidak akan mentolerir pelanggaran seperti ini,” tegas Elwin.

Menurut Elwin, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang menjadi korban pemerasan. Dalam operasi tersebut, tim Kejari berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai puluhan juta rupiah yang diduga hasil dari aksi pemerasan.

“Saat ini pelaku sedang dalam proses pemeriksaan intensif untuk mengembangkan kasus ini lebih lanjut. Kami akan mengungkap semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Elwin menyampaikan komitmen Kejaksaan untuk menjaga integritas lembaga hukum. Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kasus serupa.

“Kami akan menindak tegas siapa pun yang mencoba mencoreng nama institusi penegak hukum. Masyarakat memiliki peran penting dalam memberantas praktik pemerasan dan penyalahgunaan wewenang,” katanya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pejabat publik di Bolmong untuk menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme. Kejari Kotamobagu menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat dan mencemarkan nama baik institusi hukum.

Proses penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini tengah berjalan, dan Kejari memastikan akan memberikan informasi terbaru kepada publik. (rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d