Nasional

27 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di Bengkalis, Perburuan Laut hingga Semak Belukar

×

27 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di Bengkalis, Perburuan Laut hingga Semak Belukar

Sebarkan artikel ini
Petugas Bea Cukai dan polisi menunjukkan barang bukti sabu 27 kg hasil pengungkapan penyelundupan di pesisir Bengkalis, Riau.
27 kg sabu dari Malaysia digagalkan masuk lewat Bengkalis. Perburuan dramatis terjadi di laut dan semak. Satu tersangka diamankan petugas.

EKSPOSTIMES.COM- Garis pantai yang biasanya tenang di Desa Muntai, Kecamatan Bantan, mendadak menjadi saksi bisu aksi penyelundupan narkoba internasional yang digagalkan secara dramatis.

Sebanyak 27 kilogram sabu berhasil diamankan oleh Bea dan Cukai Bengkalis, Provinsi Riau, dalam operasi gabungan yang berlangsung penuh ketegangan di perairan dan daratan.

Baca Juga: Polda Kaltara Klarifikasi Isu “Sabu Ditukar Tawas” Tidak Benar, Bukti Asli Masih Utuh

Pengungkapan kasus besar ini bermula dari sebuah informasi anonim masyarakat, Minggu (13/7/2025), yang menyebut adanya speedboat mencurigakan melaju dari arah Muar, Malaysia, menuju wilayah pesisir Bengkalis.

Informasi itu menjadi titik awal perburuan yang melibatkan koordinasi cepat antara Bea Cukai dan Subdit IV Dittipid Narkoba Bareskrim Polri.

“Dua orang tersangka berhasil kami amankan. Inisial mereka AS, warga Desa Jangkang, dan BI, warga Muntai. Keduanya diduga bagian dari jaringan penyelundupan sabu internasional,” ujar Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis, Eka Mustika Galih Sayudo, Rabu (23/7).

Puncak aksi terjadi pada Senin siang (14/7), pukul 11.30 WIB, ketika Satgas Patroli Laut BC 10010 mendeteksi pergerakan speedboat yang mencurigakan melintasi perairan dari arah Malaysia.

Melalui komunikasi dan manuver cepat, tim melakukan pengejaran laut, namun pelaku sempat berhasil mengandaskan speedboat di bibir pantai Penurun dan melarikan diri ke daratan.

Dalam pencarian menyusur semak-semak di sekitar lokasi, tim menemukan tiga buah tas besar yang disembunyikan dengan tergesa. Saat dibuka, isinya membuat jantung para petugas berdegup kencang, 27 bungkus plastik hijau berisi methamphetamine (sabu) kualitas tinggi.

“Barang bukti langsung kami bawa ke Kantor Bea Cukai Bengkalis untuk pengamanan dan proses hukum,” jelas Eka.

Awalnya, pelaku sempat berhasil meloloskan diri. Namun, pengembangan informasi intelijen dan kerja cepat tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Dua tersangka ditangkap dalam waktu kurang dari 48 jam usai penyelundupan gagal.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan 4,5 Kg Sabu, TNI AL Selamatkan 22.500 Generasi Bangsa dari Jerat Narkoba

Kini, AS dan BI telah diserahkan ke Bareskrim Polri untuk penyidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan internasional yang mereka diduga terlibat di dalamnya.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa perairan Indonesia, khususnya wilayah perbatasan seperti Bengkalis, masih menjadi jalur favorit sindikat narkoba internasional. Namun aparat juga membuktikan bahwa mereka tidak tinggal diam.

 “Ini adalah wujud nyata sinergi dan respons cepat dari Bea Cukai dan Kepolisian dalam memerangi narkotika. Kami terus perkuat patroli laut dan darat demi melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba,” tegas Eka. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d