Politik & Pemerintahan

53 Peserta Absen di Retreat Akmil Magelang, Bima Arya: Bisa Jadi Ada Kader PDIP

×

53 Peserta Absen di Retreat Akmil Magelang, Bima Arya: Bisa Jadi Ada Kader PDIP

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa sebanyak 53 peserta absen dalam retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang

EKSPOSTIMES.COM- Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa sebanyak 53 peserta absen dalam retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Dari jumlah tersebut, enam orang menyatakan berhalangan hadir karena sakit, sementara 47 peserta lainnya tidak memberikan kabar hingga Jumat petang (22/2).

Bima Arya pun menduga bahwa ada kemungkinan kader PDIP turut hadir dalam agenda tersebut, meski sebelumnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan seluruh kepala daerah dari partainya untuk menunda keikutsertaan mereka.

Baca Juga: Gubernur Sulut Terpilih Yulius Selvanus Siap Ikuti Retret Kepala Daerah

“Seharusnya ada kader PDIP yang hadir, karena berdasarkan data, jumlah mereka lebih dari angka ini. Jadi, bisa saja ada di dalam, tapi kami belum mengeceknya lebih lanjut,” ujar Bima di depan gerbang Akmil.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri melarang kepala daerah PDIP mengikuti retreat di Akmil sebagai respons atas penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK. Larangan tersebut tetap berlaku hingga Jumat malam, setelah PDIP menggelar rapat internal selama tiga jam di kediaman Megawati.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan bahwa instruksi Megawati tetap harus diikuti oleh seluruh kader.

“Soal surat instruksi penundaan retreat, sampai sekarang masih berlaku,” kata Said singkat saat meninggalkan kediaman Megawati.

Hingga kini, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai kehadiran atau absennya kader PDIP di retreat tersebut. Namun, dugaan ini semakin mempertegas dinamika politik yang tengah berkembang, terutama di tengah ketegangan antara PDIP dan KPK pasca-penahanan Hasto Kristiyanto. (red)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *