EKSPOSTIMES.COM – Gebrakan nyata untuk mengangkat kembali ketahanan pangan daerah ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Senin (22/9/2025), Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng meresmikan pengolahan lahan tidur seluas 6–7 hektar di Dusun Lumban Gaol, Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon. Lahan yang selama ini terbengkalai itu kini dibuka untuk diolah menjadi sumber pangan masyarakat, sekaligus memperkuat program ketahanan pangan nasional.
Turut mendampingi Wabup antara lain Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fajar M. Gultom, Plt. Kadis Ketapang Ramah Br. Saragih, Kadis PUTR Dalan Simanjuntak, Kadis Pertanian S.E.Y. Pasaribu, Kaban BPBD Bonggas Pasaribu, Kabag Prokopim David Nainggolan, Camat Sipoholon Ronald Situmorang, serta para kepala desa se-Kecamatan Sipoholon.
Di hadapan masyarakat, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati agar warga menjaga dan merawat lahan yang sudah dibuka ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi agar program tidak berhenti di seremoni, tetapi memberi hasil nyata.
“Pada tahun 2024, nilai hasil pertanian Taput mencapai Rp5 triliun, sementara Kabupaten Karo mencapai Rp15 triliun. Kita tertinggal jauh, hampir tiga kali lipat. Ini harus kita perbaiki dengan kerja keras, gotong royong, dan kolaborasi,” tegas Deni dengan nada menggugah.
Ia juga meminta para kepala desa, camat, dan tokoh masyarakat memastikan keberlanjutan program.
“Jangan sia-siakan upaya pemerintah. Gotong royonglah secara rutin. Kegiatan ini bukan hanya menghasilkan output berupa lahan yang terbuka, tetapi juga harus memberikan outcome nyata berupa peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Wabup bahkan berharap hasil kolam perikanan yang akan dikelola di area tersebut dapat menjadi pemasok kebutuhan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sipoholon.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Simanungkalit, Posma Simanungkalit, menyampaikan apresiasinya.
“Semoga lahan ini tidak hanya untuk pertanian, tetapi juga untuk kolam perikanan oleh BUMDes. Kami siap mendukung semua program pemerintah. Kami hanya masih membutuhkan akses jalan usaha tani serta dukungan irigasi,” ungkapnya, sembari berterima kasih atas respons cepat Pemkab Taput.
Di sela kegiatan, Wakil Bupati juga meninjau SD Negeri 173134 Lumban Baringin, Kecamatan Sipoholon, melihat langsung penerapan program SAITAPAIAS dan berinteraksi dengan pihak sekolah.
Pembukaan lahan tidur ini didanai melalui DAU P-APBD 2025 Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara. Dengan langkah ini, Pemkab Taput berharap potensi lahan tidak produktif dapat diubah menjadi sumber kesejahteraan baru bagi masyarakat. (Lian)







