EKSPOSTIMES.COM– Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyatakan optimisme tinggi terhadap kemajuan sektor pariwisata di provinsi yang memiliki lebih dari 2,6 juta penduduk ini.
Dalam acara “Gerakan Wisata Bersih” yang digelar di Manado, Jumat (8/8/2025), Gubernur menegaskan bahwa perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk memprioritaskan sektor pariwisata telah menjadi arahan utama pemerintah daerah.
“Perintah langsung dari Bapak Presiden untuk memprioritaskan pariwisata, saya sampaikan ke bawah dan kita memprogramkan bagaimana meningkatkan pariwisata,” ujar Gubernur Yulius.
Menurutnya, pengelolaan pariwisata tidak semudah yang dibayangkan. Ada setidaknya 12 persoalan utama yang harus ditangani secara bersamaan. Pariwisata berkaitan erat dengan konektivitas antar dinas, seperti infrastruktur, pengembangan spot wisata, dukungan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hotel, hingga pengelolaan sampah.
“Kalau tempat wisata itu bersih maka tentunya sehat, maka tentunya banyak orang akan datang kalau memang tidak ada sampah,” ujar mantan jenderal
Gubernur Yulius optimis, apabila pengelolaan sampah dilakukan dengan hati, perencanaan matang, dan diterapkan secara konsisten, masalah sampah dapat diatasi sehingga mendukung citra pariwisata.
Ia juga memberikan apresiasi atas kunjungan rombongan dari Jakarta, termasuk Menteri Pariwisata, yang menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata di Sulawesi Utara.
“Saya berharap semua elemen masyarakat bersama-sama merawat dan menjaga kebersihan, terutama di kawasan seperti Pantai Karang Ria yang menjadi lokasi sosial, rekreasi, dan aktivitas nelayan,” katanya.
Data menunjukkan kemajuan pesat sektor pariwisata Sulut sebelum pandemi COVID-19. Pada 2015, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Manado sebanyak 20 ribu orang. Angka ini meningkat dua kali lipat setiap tahun, menjadi 40 ribu di 2016, 80 ribu di 2017, dan 120 ribu di 2018.
Pada 2019, Sulut mendapat penghargaan “The Rising Destination Of The Year” dari Menteri Pariwisata atas peningkatan kinerja pariwisata hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.
Meski terdampak pandemi, Gubernur yakin pariwisata Sulut akan kembali bangkit dan terus menjadi salah satu andalan pembangunan daerah. (*/Fharly)













