Politik & Pemerintahan

Prabowo Marah Besar, Perintahkan Dapur Makan Gratis Steril Total

×

Prabowo Marah Besar, Perintahkan Dapur Makan Gratis Steril Total

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediamannya, menegaskan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis wajib steril dan higienis. (Foto: Kompas.com)

EKSPOSTIMES.COM- Suasana rapat terbatas di kediaman Presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (5/10/2025) malam, mendadak berubah tegang.

Presiden yang biasanya kalem dan penuh wibawa, kali ini berbicara dengan nada tinggi.

“Jangan main-main dengan gizi rakyat!” tegas Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat tinggi negara.

Arahan itu ditujukan langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, usai laporan mengenai sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih belum memenuhi standar higienitas. Prabowo geram. Program yang dirancangnya untuk memberi makan sehat kepada rakyat kecil ternyata masih dikelola dengan cara lama asal kenyang, bukan sehat.

“Saya tidak mau anak-anak kita makan makanan yang bisa jadi sumber penyakit! Semua dapur harus steril, semua makanan harus diuji. Tidak ada kompromi,” ujar Prabowo seperti dikutip Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Kasdam Tinjau Program MBG di SD Kartika XXI-1, Menyapa dan Memotivasi Siswa

Perintah Presiden malam itu sangat jelas, seluruh dapur makan bergizi gratis di Indonesia wajib dilengkapi dengan alat sterilisasi, perangkat uji makanan (test kit), alat pencuci dan pengering higienis, serta filter air bersih. Semua harus beroperasi minggu depan, tanpa alasan keterlambatan.

Rapat itu juga membahas sejumlah program strategis nasional lain seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, Ketahanan Pangan, dan Energi. Namun fokus utama tetap pada dapur-dapur rakyat jantung dari revolusi gizi nasional.

Di ruangan yang dijaga ketat, tampak hadir tokoh-tokoh penting Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Semua menyimak serius ketika Presiden berbicara.

Prabowo menegaskan bahwa program makan gratis bukan sekadar proyek politik atau pencitraan, melainkan misi kemanusiaan untuk mengangkat martabat bangsa. Ia ingin dapur-dapur rakyat menjadi simbol peradaban baru bersih, bergizi, dan nasionalistis.

“Kalau dapur rakyat kotor, maka bangsa ini belum merdeka dari kemiskinan. Gizi adalah pertahanan pertama negara,” ujar Prabowo.

Instruksi malam itu bukan sekadar teguran. Ia adalah pesan keras kepada birokrasi yang lamban, bahwa era kerja setengah hati sudah berakhir.

Dalam revolusi gizi nasional, Prabowo ingin memastikan tidak ada satu pun sendok nasi yang keluar dari dapur rakyat tanpa kehigienisan dan kehormatan. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d