EKSPOSTIMES.COM- Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang I TA 2026 dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025, resmi dimulai melalui upacara pembukaan, Kamis (11/12) di Secata Rindam XIII/Merdeka, Bitung.
Tahun ini, 509 siswa Dikmata Infanteri dan 242 siswa Diktukba mulai mengikuti pendidikan.
Danrindam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Wempi Ramandei, menekankan bahwa pendidikan tahun ini bukan hanya urusan baris-berbaris atau tradisi pembentukan fisik. Ia menilai kesiapan mental dan akademis harus menjadi fondasi utama para siswa, baik Tamtama maupun Bintara.
“Pendidikan ini menuntut kesanggupan penuh. Mental, fisik, dan akademis harus bergerak seirama. Itulah standar prajurit TNI AD,” tegasnya.
Khusus pendidikan Tamtama yang berlangsung dua bulan, para siswa dipastikan menjalani aktivitas nyaris tanpa jeda. Jadwal padat dari pagi hingga malam dirancang untuk mengasah disiplin dan ketahanan diri.
“Mereka tidak punya waktu senggang. Padatnya kegiatan itulah yang membentuk karakter Tamtama,” ujarnya.
Sementara itu, pendidikan Bintara yang ditempuh dalam satu bulan diarahkan untuk mematangkan kemampuan kepemimpinan. Usai pendidikan, mereka diproyeksikan memegang tanggung jawab sebagai pemimpin regu, sehingga kesiapan mental dan pemahaman akademis menjadi kunci..
Dansecata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jenris Yulmal Vinas, menambahkan bahwa pola pendidikan tidak lagi statis. Kurikulum terus disesuaikan untuk menjawab kebutuhan satuan, terutama prajurit yang dipersiapkan untuk tugas-tugas teritorial seperti di Yonif Teritorial Pembangunan (YTP).
“Penyesuaian kurikulum itu penting. Pendidikan harus relevan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap, dengan arah pendidikan yang semakin adaptif dan menuntut kedisiplinan tinggi, dapat melahirkan prajurit-prajurit muda yang siap mengabdi secara profesional dan mampu menjawab tantangan tugas di masa depan. (AL)













