EKSPOSTIMES.COM- Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus Fransiskus, 88 tahun, dilarikan ke Rumah Sakit Gemelli di Roma pada Jumat (14/2) pagi untuk menjalani pemeriksaan medis dan melanjutkan perawatan bronkitis yang tengah dideritanya.
Dalam pernyataan resmi, Vatikan menyebut bahwa setelah menyelesaikan audiensinya, Paus langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani serangkaian tes diagnostik yang diperlukan.
“Beliau tetap dalam perawatan medis di lingkungan rumah sakit,” ujar juru bicara Matteo Bruni.
Sejak 2013 menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus kerap menghadapi berbagai tantangan kesehatan dalam dua tahun terakhir. Awal bulan ini, ia mengaku mengalami pilek parah, yang kemudian dikonfirmasi sebagai bronkitis oleh tim medis Vatikan.
Meskipun kondisinya memburuk, Paus tetap menjalankan tugas-tugasnya. Bahkan, sebelum berangkat ke rumah sakit, ia sempat mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico.
Rumah Sakit Gemelli, fasilitas medis terbesar di Roma, memiliki ruang perawatan khusus bagi para pemimpin tertinggi Vatikan. Paus Fransiskus sebelumnya pernah menjalani operasi hernia di rumah sakit ini pada Juni 2023.
Menurut keterangan Vatikan, Paus melewati malam pertamanya di rumah sakit dengan tenang, tidur nyenyak, dan bangun pada Sabtu (15/2) untuk sarapan serta membaca koran. Meski terus menjalani terapi obat, kesehatannya dikabarkan stabil.
Paus yang berasal dari Argentina ini diketahui memiliki riwayat kesehatan yang cukup kompleks. Saat masih muda, sebagian paru-parunya pernah diangkat akibat infeksi. Pada 2021, ia menjalani operasi pengangkatan 33 sentimeter usus besar karena penyempitan. Kemudian pada 2023, ia kembali menjalani operasi perut untuk mengatasi hernia dan jaringan parut usus.
Karena kesehatannya yang menurun, Paus kini sering menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan untuk mobilitasnya. Meski begitu, ia tetap berusaha menjalankan tugas-tugasnya sebagai pemimpin umat Katolik sedunia. (tim)













Respon (1)