Hukum & Kriminal

Operasi Ketupat Samrat 2026 Dimulai, 623 Personel Disiagakan Amankan Mudik di Sulawesi Utara

×

Operasi Ketupat Samrat 2026 Dimulai, 623 Personel Disiagakan Amankan Mudik di Sulawesi Utara

Sebarkan artikel ini
GUBERNUR Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII Merdeka Mirza Agus memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 di Mapolda Sulut.

EKSPOSTIMES.COM- Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menyiagakan ratusan personel dalam Operasi Ketupat Samrat 2026 untuk memastikan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan lancar.

Kesiapan pengamanan itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis (12/3/2026). Apel dipimpin Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, didampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus.

Dalam operasi yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, sebanyak 623 personel gabungan Polri disiagakan untuk mengamankan jalur mudik serta aktivitas masyarakat selama libur Idul Fitri.

Polda Sulut juga menyiapkan 80 pos pengamanan di berbagai titik strategis. Pos tersebut terdiri atas 48 pos pengamanan, 18 pos pelayanan bagi pemudik, serta 14 pos terpadu yang menjadi pusat koordinasi lintas instansi.

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie mengatakan Operasi Ketupat Samrat merupakan operasi terpusat yang melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, BMKG, Basarnas, Satuan Polisi Pamong Praja, serta elemen masyarakat.

Menurut Kapolda Roycke, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode mudik, mulai dari kejahatan konvensional hingga kemungkinan bencana alam.

“Fokusnya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat agar perjalanan mudik berlangsung aman dan keluarga bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Roycke.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada rumah ibadah. Aparat juga akan memantau pergerakan orang dan barang, pusat keramaian, kawasan wisata, serta jalur transportasi darat, laut, dan udara yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas.

Selain itu, kepolisian memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras, senjata tajam, petasan, dan narkotika yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat selama libur panjang.

Polda Sulut mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan serta menjaga ketertiban bersama agar perayaan Idul Fitri di Sulawesi Utara berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (jenglen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d