Hiburan

Model 18 Tahun Tewas Setelah Threesome dengan Bos Bitcoin, Malaysia Buka Lagi Kasus Ivana Smit

×

Model 18 Tahun Tewas Setelah Threesome dengan Bos Bitcoin, Malaysia Buka Lagi Kasus Ivana Smit

Sebarkan artikel ini
Model Ivana Smit ditemukan tewas setelah dugaan pesta seks dengan pasangan kaya di Kuala Lumpur. Kasusnya kini dibuka kembali oleh pengadilan Malaysia.
Ivana Smit, model asal Belanda, tewas secara tragis di Malaysia tahun 2017. Setelah delapan tahun, kasus kematiannya kini kembali diselidiki.

EKSPOSTIMES.COM– Delapan tahun setelah kematiannya yang misterius, kasus tragis yang merenggut nyawa model muda asal Belanda, Ivana Smit, kembali mengguncang publik. Pengadilan Malaysia resmi membuka kembali penyelidikan atas kematian gadis 18 tahun itu, yang ditemukan tewas secara mengenaskan di balkon lantai enam sebuah apartemen mewah di Kuala Lumpur pada Desember 2017.

Ivana ditemukan dalam kondisi tanpa busana. Tubuhnya tergeletak kaku, diduga jatuh dari lantai 20 usai malam pesta yang melibatkan seks bertiga (threesome) dengan seorang pengusaha Bitcoin asal Amerika, Alexander Johnson, dan istrinya. Misteri seputar kematian Ivana selama ini dipenuhi kabut tebal, namun kini secercah terang mulai terkuak.

Perempuan muda itu dikenal sebagai model berbakat. Kariernya menanjak sejak mengikuti kontes supermodel di Malaysia dan menyabet posisi kedua saat usianya baru 15 tahun.

Sejak kecil Ivana dibesarkan oleh kakek-neneknya di Penang, Malaysia, meski sempat tinggal bersama orang tuanya di Belgia. Pada usia remaja, ia kembali ke Kuala Lumpur untuk meniti karier modeling secara profesional.

Baca Juga: Artis JF Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Etomidate, Polresta Bandara Soetta Masih Tunggu Pemeriksaan Lanjutan

Namun dunia gemerlap mode menyeret Ivana ke dalam pergaulan malam yang kelam. Di sanalah ia berkenalan dengan Alexander Johnson dan istrinya, pasangan yang dikenal glamor dan kerap mengadakan pesta privat berbalut alkohol, narkoba, dan seks bebas. Malam nahas itu, Ivana diundang ke apartemen mereka di lantai 20, dan sejak saat itulah, jejaknya berakhir tragis.

Menurut laporan investigasi dari media The Star, pasangan Johnson mengakui kepada kepolisian bahwa mereka melakukan hubungan intim bertiga dengan Ivana pada malam sebelum tubuhnya ditemukan.

Namun, mereka mengklaim Ivana dalam kondisi sadar dan tidak dipaksa. Polisi sempat menyimpulkan bahwa kematian Ivana adalah akibat jatuh sendiri, namun keluarga korban sejak awal menolak versi tersebut dan menduga adanya permainan kotor.

Tekanan dari keluarga, dukungan publik internasional, serta berbagai inkonsistensi dalam penyelidikan awal mendorong sistem hukum Malaysia untuk meninjau ulang kasus ini. Fakta bahwa tubuh Ivana ditemukan dalam kondisi tak wajar di lantai enam, jauh dari lokasi pesta yang menimbulkan kecurigaan adanya unsur kekerasan atau kelalaian fatal.

Baca Juga: Kena Fitnah, Wika Salim ‘Kerja dari Muda, Bukan Modal Dekat Pria Kaya!’

Kini, dengan dibukanya kembali penyidikan, harapan untuk mendapatkan keadilan bagi Ivana kembali menyala. Tim forensik dan pakar independen telah dikerahkan untuk menelaah kembali bukti-bukti lama, termasuk rekaman CCTV, hasil autopsi, dan komunikasi digital antara Ivana dan pasangan Johnson.

Model Ivana Smit (Foto: Ig @Ivana_smit)

“Kami hanya ingin tahu kebenaran. Kami tidak akan berhenti sampai Ivana mendapatkan keadilan,” ujar keluarga Smit dalam pernyataan yang dirilis melalui pengacara mereka.

Kembalinya kasus ini menjadi sorotan dunia, menyingkap sisi gelap kehidupan malam ibu kota Malaysia yang dibalut kemewahan namun menyimpan potensi tragedi.

Publik menanti, apakah kebenaran akan akhirnya terungkap  atau apakah Ivana Smit akan menjadi satu lagi korban yang terlupakan dalam bayang-bayang kekuasaan dan uang. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d