Hukum & Kriminal

Kodam VI/Mulawarman Periksa 20 Prajurit TNI Terkait Penyerangan Polres Tarakan

×

Kodam VI/Mulawarman Periksa 20 Prajurit TNI Terkait Penyerangan Polres Tarakan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah prajurit TNI telah dikerahkan untuk membantu pemulihan sarana yang terdampak
SEJUMLAH prajurit TNI telah dikerahkan untuk membantu pemulihan sarana yang terdampak

EKSPOSTIMES.COM- Sebanyak 20 prajurit TNI dari Yonif 614 tengah menjalani pemeriksaan oleh Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman terkait dugaan penyerangan terhadap Markas Polres Tarakan. Insiden ini menjadi perhatian serius pihak militer yang kini tengah mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kodam sedang melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap 20 oknum prajurit yang diduga terlibat dalam penyerangan,” ungkap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, Rabu (26/2).

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Kristiyanto menegaskan bahwa Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) akan menentukan apakah insiden tersebut mengandung unsur pidana atau tidak.

Selain menindak prajurit yang diduga terlibat, pihak Kodam juga mengambil langkah perbaikan terhadap fasilitas Polres Tarakan yang mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Sejumlah prajurit TNI telah dikerahkan untuk membantu pemulihan sarana yang terdampak.

“Kami telah mengerahkan personel untuk memperbaiki kerusakan di Polres Tarakan pasca-penyerangan,” tambah Kristiyanto.

AWAL MULA KONFLIK

Insiden ini diduga bermula dari pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI oleh lima oknum personel Polres Tarakan di sebuah kafe pada Sabtu (22/2) malam. Setelah kejadian tersebut, kedua belah pihak sempat mengadakan pertemuan mediasi. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak kepolisian disebut telah menyatakan kesediaan memberikan kompensasi sebesar Rp10 juta untuk biaya pengobatan korban.

Namun, hingga Minggu (23/2) malam, janji tersebut tak kunjung terealisasi. Upaya komunikasi kembali dilakukan, namun justru menimbulkan kesalahpahaman yang semakin memicu ketegangan. Puncaknya, pada pukul 22.00 WITA, sekelompok prajurit TNI melakukan penyerangan terhadap Markas Polres Tarakan.

Akibat insiden ini, lima personel kepolisian mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Jusuf Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis. Pangdam VI/Mulawarman serta Kapolda Kalimantan Utara langsung turun tangan dengan menjenguk korban di rumah sakit sebagai bentuk perhatian atas kejadian tersebut.

Pihak berwenang kini berupaya menyelesaikan persoalan ini melalui jalur hukum dan koordinasi antara institusi terkait demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tarakan. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d