EKSPOSTIMES.COM- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meresmikan Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Seroja yang berlokasi di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Senin (6/10/2025). Peresmian ini menjadi simbol kuat dari semangat kebersamaan dan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga keberagaman sebagai pilar utama kota yang inklusif, sejahtera, dan harmonis.
Dalam acara penuh kehangatan itu, hadir Ketua GKP Jemaat Seroja Pdt. Olisimus Dani, jajaran pengurus gereja, tokoh masyarakat, serta perwakilan perangkat daerah. Tri Adhianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam berdirinya rumah ibadah tersebut, terutama kepada masyarakat yang menjaga suasana damai selama proses pembangunan berlangsung.
“Keberadaan GKP Jemaat Seroja ini menegaskan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang harmonis, di mana keberagaman menjadi kekuatan, bukan perbedaan. Kota ini berdiri untuk semua agama, semua keyakinan, dan semua warganya,” ujar Tri dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, setiap proses pendirian rumah ibadah di Kota Bekasi dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan disepakati bersama mulai dari tingkat pengurus hingga wilayah provinsi. Pemerintah, kata Tri, memastikan proses perizinan berjalan mudah, cepat, dan tanpa biaya, sebagai bentuk pelayanan setara bagi semua umat beragama.
“Semua rumah ibadah, tanpa terkecuali, akan kami fasilitasi dengan proses yang adil dan tanpa pungutan. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita untuk merawat keberagaman serta memastikan seluruh warga hidup dalam suasana damai dan saling menghargai,” tambahnya.
Tri juga menegaskan, semangat toleransi dan kolaborasi lintas agama merupakan kekuatan utama dalam membangun kota besar seperti Bekasi. Ia mencontohkan berbagai kerja sama internasional yang kini dijalankan Pemkot Bekasi dengan sejumlah kota dunia seperti Seongnam (Korea Selatan) dalam bidang olahraga, budaya, dan ekonomi; Izumisano (Jepang) dalam bidang lingkungan; serta Xiangnan (Tiongkok) dalam bidang persampahan dan pengelolaan lingkungan hidup.
“Bekasi termasuk dalam 10 besar kota paling harmonis di Indonesia. Predikat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus memperkuat persaudaraan lintas agama, suku, dan budaya. Kita semua adalah saudara yang bersatu untuk Indonesia maju,” tegas Tri disambut tepuk tangan jemaat.
Peresmian GKP Jemaat Seroja ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kerukunan umat beragama di Bekasi, sekaligus pengingat bahwa kekuatan sejati sebuah kota terletak pada kemampuannya menghargai perbedaan dan mengelola keberagaman sebagai sumber persatuan. (Lian)













