Peristiwa

Gubernur YSK Turun ke Jalan, Momentum Hari Bhayangkara di Kotamobagu Jadi Panggung Kepemimpinan Tanpa Jarak

×

Gubernur YSK Turun ke Jalan, Momentum Hari Bhayangkara di Kotamobagu Jadi Panggung Kepemimpinan Tanpa Jarak

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling berjalan bersama warga Kotamobagu dalam kegiatan Jalan Sehat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Sabtu (28/6/2025).
Gubernur Sulut YSK membaur bersama ribuan warga dalam Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-79 di Kotamobagu, Sabtu pagi (28/6/2025).

EKSPOSTIMES.COM- Di tengah gegap gempita Hari Bhayangkara ke-79, Sabtu pagi (28/6/2025), langit cerah Kota Kotamobagu menyaksikan sesuatu yang lebih dari sekadar perayaan. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK), turun langsung ke jalan, bukan untuk memberi sambutan di podium, tapi untuk berjalan bersama rakyatnya.

Tak ada batas. Tak ada protokol kaku. Yang ada hanyalah langkah penuh energi, senyum tulus, dan tangan yang terulur kepada siapa pun yang menghampiri. YSK membaur dalam jalan sehat bersama ribuan warga, menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati tak berdiri di atas rakyat, tapi berjalan di samping mereka.

Baca Juga: Gubernur YSK Bangkitkan Tambang Rakyat! IUP Dihentikan, WPR Disuarakan ke Pusat

Pagi itu, kawasan pusat Kotamobagu padat dipenuhi warga dari berbagai penjuru. Sorak sorai menyambut kedatangan sang gubernur yang berjalan santai dengan penuh wibawa namun tanpa sekat. Warga berebut momen untuk bersalaman, berswafoto, dan bahkan hanya sekadar melambaikan tangan.

Di tengah keramaian, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH tak kuasa menyembunyikan kekagumannya.

“Ini bukan sekadar olahraga bersama, ini adalah bukti nyata bahwa pemimpin hadir, tidak hanya di balik meja. Terima kasih Pak Gubernur, ini energi besar bagi kami,” ujarnya, disambut tepuk tangan menggema.

Tak seperti pemimpin yang hanya datang untuk formalitas, YSK menyusuri rute jalan sehat penuh makna. Setiap langkahnya memancarkan pesan: sinergi antara rakyat dan aparat negara harus dimulai dari kehadiran yang nyata.

“Ini bentuk dukungan kami terhadap Polri, sekaligus komitmen untuk menjaga hubungan erat antara pemerintah dan masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Yulius kepada wartawan di garis finish.

Tema nasional “Polri untuk Masyarakat” menjelma menjadi kenyataan hidup di Kotamobagu. Hari Bhayangkara kali ini bukan cuma peringatan rutin, tetapi simbol kekompakan lintas sektor, dari Forkopimda, tokoh masyarakat, aparat keamanan hingga masyarakat umum, yang bergerak serempak dalam satu langkah bersama.

Forkopimda menegaskan bahwa kehadiran Gubernur membakar semangat kolaborasi strategis, mempererat komunikasi dua arah antara rakyat dan negara. Ini bukan cuma jalan sehat, ini adalah langkah politik kepercayaan yang mengakar.

Baca Juga: Cap Tikus Sulawesi Utara Siap Go Internasional, Gubernur YSK Dorong Ekspor dan Kesejahteraan Petani Aren

Dan ketika keringat bercampur tawa, peluh menyatu dengan harapan, masyarakat tahu: mereka tak sendiri. Ada pemimpin yang hadir, bukan hanya saat kampanye, tapi dalam kehidupan nyata mereka.

Hari Bhayangkara ke-79 di Kotamobagu bukan sekadar perayaan. Ia menciptakan jejak inspirasi kepemimpinan yang membumi dan membangkitkan kepercayaan. Di sana, Gubernur YSK mengajarkan satu hal: keamanan, kemajuan, dan rasa memiliki negeri ini lahir dari keberanian seorang pemimpin untuk berjalan bersama rakyatnya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d