EKSPOSTIMES.COM – Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas Leicester City pada Rabu malam. Jack Grealish mencetak gol pertamanya di Liga Primer sejak Desember 2023.
Kemenangan ini mengangkat posisi Man City ke peringkat keempat dalam klasemen, meskipun City harus bermain tanpa pencetak gol terbanyak, Erling Haaland, yang cedera pergelangan kaki dan diperkirakan akan absen hingga tujuh minggu.
Grealish membuka skor hanya dalam dua menit pertandingan setelah umpan tarik cerdas dari Jeremy Doku. Gol ini menjadi penanda penting, karena Grealish belum mencetak gol di Liga Primer selama hampir 16 bulan.
Memanfaatkan peluang yang diberikan, pemain sayap Inggris itu mengonversi umpan dari Savinho menjadi gol yang membawa City unggul.
Leicester yang berjuang untuk keluar dari zona degradasi, berusaha memberikan perlawanan meski minim peluang. Mereka hampir mencetak gol lewat tendangan melengkung Bilal El Khannouss, namun upaya tersebut melebar.
Di sisi lain, Manchester City berhasil memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-29 setelah terjadi kesalahan fatal antara Mads Hermansen dan Wout Faes yang membuat bola jatuh ke kaki Omar Marmoush. Marmoush yang tidak menyia-nyiakan kesempatan langsung melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang dan masuk ke gawang.
Leicester, yang kini berada di posisi ke-19, tertinggal 12 poin dari zona aman dengan hanya delapan pertandingan tersisa.
Meskipun mengalami kekalahan, mereka tetap berusaha untuk memberikan perlawanan.
Pergantian pemain di lini tengah dan komunikasi yang buruk antara kiper dan bek tengah Leicester menjadi faktor kunci yang menghambat peluang mereka untuk bangkit.
Pada babak kedua, Manchester City terus mendominasi penguasaan bola dan meskipun mereka menciptakan beberapa peluang untuk menambah gol, mereka gagal memperlebar keunggulan.
Salah satu peluang emas terjadi ketika Nico O’Reilly yang tampil sebagai starter pertama kali, menembakkan bola menggunakan bagian luar kaki, namun upaya tersebut diblok oleh Faes. Marmoush juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol ketiga namun gagal memanfaatkan umpan tarik Doku.
Pep Guardiola memberikan pujian kepada Jack Grealish yang tampil impresif dengan gol dan kontribusinya dalam permainan. Guardiola juga menyoroti peran Savinho yang membantu delapan gol dalam satu musim Liga Primer, sebuah pencapaian yang menambah kebanggaan bagi City.
“Jack adalah manusia yang luar biasa dalam hal gestur, sangat murah hati dalam permainan, dan ia pantas mendapatkan gol tersebut,” kata Guardiola.
Sementara itu, pelatih Leicester, Ruud van Nistelrooy, mengungkapkan kekecewaannya atas performa timnya. Kekalahan ini semakin memperburuk situasi Leicester yang gagal mencetak gol dalam tujuh pertandingan Liga Primer berturut-turut.
Van Nistelrooy menekankan pentingnya perbaikan komunikasi di lini pertahanan dan lini tengah untuk menghindari gol-gol mudah seperti yang terjadi pada dua gol Man City.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Manchester City dalam perlombaan menuju Liga Champions UEFA. City, yang kini memiliki peluang untuk mengejar posisi lebih tinggi di klasemen, akan melanjutkan perjuangan mereka dengan pertandingan penting melawan Manchester United di derby Manchester pada hari Minggu mendatang.
Leicester City harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka, mengingat tiga pertandingan berikutnya mempertemukan mereka dengan tim-tim kuat seperti Newcastle United, Brighton & Hove Albion, dan Liverpool.
Baca Juga: Erling Haaland Pecahkan Rekor 100 Gol Liga Primer, Manchester City Ditahan Brighton 2-2
Mereka kini harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi, yang tampaknya semakin menjauh.
Dengan hasil ini, Manchester City terus memperpanjang rekor kemenangan mereka dalam 13 pertandingan berturut-turut melawan tim promosi di Liga Primer, serta mencatatkan rekor baru untuk pemain muda mereka, Savinho, yang menjadi pemain pertama sejak Trent Alexander-Arnold pada 2018/19 yang berhasil memberikan delapan assist di Liga Primer sebelum usia 21 tahun.
Ke depannya, kedua tim akan menghadapi tantangan yang berbeda: City dengan ambisi mereka untuk meraih gelar Liga Primer dan kualifikasi Liga Champions, sementara Leicester harus berjuang keras untuk bertahan di liga tertinggi Inggris.(*/Rizky)













