Olahraga

Erling Haaland Pecahkan Rekor 100 Gol Liga Primer, Manchester City Ditahan Brighton 2-2

×

Erling Haaland Pecahkan Rekor 100 Gol Liga Primer, Manchester City Ditahan Brighton 2-2

Sebarkan artikel ini
Erling Haaland merayakan golnya setelah mencetak rekor 100 kontribusi gol di Liga Primer dalam pertandingan Manchester City vs Brighton yang berakhir imbang 2-2.
Erling Haaland dan Omar Marmoush sama-sama mencetak gol untuk Man City

EKSPOSTIMES.COM – Erling Haaland kembali menorehkan sejarah dengan menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 kontribusi gol di Liga Primer. Namun, rekor tersebut tidak cukup bagi Manchester City untuk meraih kemenangan, setelah ditahan imbang 2-2 oleh Brighton di Etihad Stadium.

Haaland mencetak gol pembuka dari titik putih setelah Omar Marmoush dilanggar oleh Adam Webster. Brighton membalas melalui tendangan bebas presisi Pervis Estupiñán sebelum Marmoush kembali membawa City unggul dengan gol spektakuler. Namun, Brighton yang sedang dalam performa impresif menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Abdukodir Khusanov di awal babak kedua.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pujian kepada Haaland atas pencapaian bersejarahnya, namun menekankan pentingnya peningkatan performa tim.

“Tidak buruk, kan? Semoga kami bisa terus bermain lebih baik dan membantunya mencetak lebih banyak gol,” ujar Guardiola.

City sebenarnya memiliki banyak peluang emas untuk menang. Nico González hampir mencetak gol melalui sundulan yang membentur tiang, sedangkan Yankuba Minteh dan Carlos Baleba juga menyia-nyiakan peluang emas. Brighton, yang sedang dalam tren positif dengan empat kemenangan beruntun, membuktikan ketangguhannya dengan menciptakan lebih banyak peluang besar.

Hasil imbang ini membuat Manchester City tetap berada di posisi kelima klasemen sementara, sementara Brighton menempel ketat di peringkat ketujuh. Perebutan tiket Liga Champions semakin sengit, dengan delapan klub bersaing ketat untuk finis di empat besar.

Brighton meraih hasil bersejarah dengan mencatat poin pertama mereka di Etihad, dan statistik menunjukkan bahwa mereka lebih superior dalam hal xG (expected goals), jumlah tembakan, serta peluang besar.

Guardiola menegaskan bahwa timnya harus mempersiapkan diri menghadapi “sembilan final” di sisa musim ini untuk memastikan tempat di Liga Champions.

“Kami menghadapi pertandingan yang sulit, ini akan berlangsung hingga akhir. Kami harus fokus untuk memenangkan semua pertandingan tersisa,” kata Guardiola.

Jeremy Doku mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran oleh wasit Simon Hooper. Guardiola menilai keputusan tersebut tidak adil, mengingat Doku melompat untuk menghindari kontak keras dari Jan Paul van Hecke.

“Dia tidak melompat, kakinya bisa patah. Doku bukan pemain yang suka menjatuhkan diri,” ujar Guardiola menanggapi insiden tersebut.

Pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, mengaku puas dengan performa timnya, tetapi merasa kecewa karena gagal membawa pulang tiga poin.

“Kami memiliki dua atau tiga peluang emas untuk mencetak gol kemenangan. Kami harus lebih klinis di depan gawang,” ujar Hurzeler.

Dengan sembilan pertandingan tersisa, Manchester City harus segera menemukan konsistensi jika ingin mengamankan tempat di Liga Champions. Brighton, di sisi lain, semakin menunjukkan bahwa mereka adalah pesaing serius untuk kompetisi Eropa musim depan. (*/Yono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d