EKSPOSTIMES.COM- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat rekor tertinggi! Pada perdagangan Kamis (20/3), harga emas satuan 1 gram melonjak ke Rp1.774.000, mengalami kenaikan Rp15.000 dari hari sebelumnya.
Lonjakan ini bukan sekadar fluktuasi biasa, emas Antam sudah naik selama tiga hari berturut-turut dengan total kenaikan Rp35.000 per gram sejak awal pekan. Rekor hari ini bahkan sukses menyalip catatan tertinggi sebelumnya di angka Rp1.745.000 per gram.
Tak hanya harga jual yang mengalami peningkatan, harga buyback (harga jual kembali ke Antam) pun naik tajam. Kini, harga buyback mencapai Rp1.624.000 per gram, meningkat Rp16.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Melonjak! Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik
Berikut harga emas batangan Antam yang berlaku hari ini:
- 0,5 gram – Rp937.000
- 1 gram – Rp1.774.000
- 2 gram – Rp3.488.000
- 3 gram – Rp5.207.000
- 5 gram – Rp8.645.000
- 10 gram – Rp17.235.000
- 25 gram – Rp42.962.000
- 50 gram – Rp85.845.000
- 100 gram – Rp171.612.000
- 250 gram – Rp428.765.000
- 500 gram – Rp857.320.000
- 1.000 gram – Rp1.714.600.000
Tren kenaikan emas Antam selaras dengan pergerakan emas global. Pada perdagangan Rabu (19/3), harga emas di pasar spot naik 0,44% ke level US$3.047,18 per troy ons, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah!
Tak berhenti di situ, pada perdagangan Kamis (20/3) pagi pukul 06.21 WIB, harga emas dunia kembali naik 0,09% ke US$3.050,02 per troy ons.
Transaksi emas Antam tidak lepas dari aturan pajak sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017, yaitu penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) atau 3% (tanpa NPWP), serta pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (NPWP) atau 0,9% (tanpa NPWP), dengan bukti potong pajak.
Baca Juga: Harga Emas Tembus USD 3.000 per Ons, Apa yang Mendorong Lonjakan Bersejarah Ini?
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas semakin menjadi primadona sebagai aset lindung nilai. Dengan tren kenaikan yang terus berlanjut, tak sedikit investor mulai memindahkan portofolio mereka ke logam mulia ini.
Apakah harga emas akan terus naik, atau justru ada koreksi? Pasar masih menunggu perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter ke depan. (tim)













