Hukum & Kriminal

Dua Anggota Brimob Gugur Ditembak KKB di Puncak Jaya, Aksi Balas Dendam Kelompok Ternus Enumbi

×

Dua Anggota Brimob Gugur Ditembak KKB di Puncak Jaya, Aksi Balas Dendam Kelompok Ternus Enumbi

Sebarkan artikel ini
Dua anggota Brimob gugur ditembak KKB di Puncak Jaya Papua
Penembakan Dua Anggota Brimob oleh KKB di Puncak Jaya

EKSPOSTIMES.COM- Duka mendalam kembali menyelimuti korps Bhayangkara. Dua anggota Brimob gugur tertembak dalam aksi brutal kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah rawan konflik, Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Kamis sore (15/5/2025). Penembakan ini diduga kuat sebagai aksi balas dendam yang dilancarkan kelompok separatis Ternus Enumbi.

Korban, yakni Bripda Dedi Tambunan dan Bharada Raymon Rerey, adalah anggota Satgas Damai Cartenz, yang bertugas menjaga stabilitas keamanan di kawasan bergolak Papua Tengah. Mereka diserang secara mendadak saat sedang dalam perjalanan dinas menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Operasi Kemanusiaan di Yahukimo, Polri Kerahkan Tiga Pesawat Evakuasi Korban Pembunuhan KKB

“Penembakan dilakukan oleh KKB kelompok Ternus Enumbi. Kedua anggota gugur di RSUD Mulia setelah sempat dievakuasi dari lokasi kejadian,” kata Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo, Jumat pagi dari Jayapura.

Menurut informasi kepolisian, kelompok KKB melakukan penyergapan cepat dan terkoordinasi. Penyerang juga menggunakan sepeda motor, membuat serangan menjadi tak terduga dan sulit dihindari. Baku tembak pun terjadi secara singkat namun mematikan.

Investigasi awal menunjukkan bahwa kendaraan yang digunakan pelaku berasal dari jaringan keluarga Bumi Wolo Enumbi, adik dari pimpinan kelompok. Bumi Wolo sebelumnya tewas dalam operasi TNI di wilayah Kalome, Ilambrawi, Puncak Jaya, lima hari sebelum kejadian (10/5/2025).

“Kami menduga kuat ini adalah aksi balas dendam atas kematian Bumi Wolo Enumbi. Saat ini, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok pelaku,” ujar Yusuf.

Penembakan anggota Brimob ini menambah panjang daftar korban konflik bersenjata di wilayah pegunungan tengah Papua. Sejumlah titik rawan di Papua Tengah masih menjadi arena serangan bersenjata dari KKB terhadap aparat maupun masyarakat sipil.

Aparat gabungan Satgas Damai Cartenz terus melakukan upaya maksimal dengan pendekatan intelijen, keamanan, dan sosial untuk menekan pergerakan kelompok separatis bersenjata. Namun, aksi-aksi brutal seperti yang terjadi di Puncak Jaya ini menunjukkan bahwa tantangan stabilisasi keamanan masih sangat tinggi.

Baca Juga: 9 Jenazah Pendulang Emas Ditemukan di Yahukimo, Korban Kekejaman KKB Papua Terus Bertambah

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memperkuat langkah penegakan hukum dan menjaga perdamaian di Papua,” tegas Kombes Yusuf.

Bripda Dedi dan Bharada Raymon kini tercatat sebagai pahlawan dalam menjaga kedaulatan dan perdamaian di Tanah Papua. Tugas mereka memang berat, namun semangat mereka tak pernah surut.

Kepolisian dan TNI berkomitmen melanjutkan operasi penegakan hukum dan mengejar seluruh pelaku hingga tuntas. Negara tak akan tinggal diam saat nyawa aparat melayang demi merah putih. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d