Hukum & Kriminal

BNN Manado Rehabilitasi 30 Orang, Terbanyak Pecandu Eha Bond

×

BNN Manado Rehabilitasi 30 Orang, Terbanyak Pecandu Eha Bond

Sebarkan artikel ini
KEPALA BNNK Manado Kombes Pol Ivanto Aritonang menyampaikan capaian P4GN 2025, termasuk rehabilitasi 36 orang dengan kasus terbanyak pengguna lem Eha Bond, di kantor baru BNN Manado, Jalan Balaikota 2, Wenang.

EKSPOSTIMES.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado merilis pencapaian sepanjang tahun 2025 dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Diawal rilis, Kepala BNNK Manado Kombes Pol Ivanto Aritonang, bersyukur lantaran bisa menghuni kantor baru yang berlokasi di Jln Balaikota 2 Tikala Kumaraka, Kecamatan Wenang, yang berdekatan dengan Kantor Walikota. Kantor ini dulunya Dinas Pendapatan Daerah Manado.

“Terima kasih kepada Bapak Walikota dan Wakil Walikota yang sudah menyediakan kantor kepada kami, puji Kombes Aritonang.

Dibeber Aritonang, pencapaian pihaknya pada bidang rehabilitasi, dari target 22 orang yang terealisasi meningkat hingga 36 orang. Ternyata terbanyak bukan pengguna narkotika tetapi pemakai Zat Adiktif lainnya yaitu lem Eha Bond.

“Kebanyakan kasus rehabilitasi yang ada di kota Manado adalah pengguna zat adiktif lainnya yang buka masuk pada undang-undang, seperti lem Eha Bond dan Komix. Meskipun ini bukan jenis narkotika akan tetapi dampak negatif akibat mengkonsumsi lem ehabon dan komix sangat berbahaya. Menyikapi kondisi ini, BNNK Manado terus berupaya untuk melakukan pencegahan sehingga masyarakat kota Manado bebas narkoba,” bebernya.

Di bidang pemberantasan, pihaknya melaksanakan layanan asesmen terpadu terhadap 16 orang, melebihi target awal sebanyak 12 orang.

Untuk penanganan berkas perkara tindak pidana narkotika, Ivanto menginformasikan bahwa penindakan masih ditangani oleh BNNP Sulut.

Pihaknya juga mencanangkan Kelurahan Bersinar di Kelurahan Dendengan serta rutin melaksanakan tes urine di lingkungan pemerintahan dan swasta.

“Menyambut Natal Yesus Kristus tanggal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, marilah kita merayakannya dengan tertib, melaksanakan hal-hal yang berguna dan positif, jangan melakukan tindakan-tindakan yang bisa mengganggu kemanan dan ketertiban masyarakat. Jauhi minuman keras dan zat-zat berbahaya apalagi narkoba, War On Drugs For Humanity,” kunci Pamen Polisi yang low profile tersebut. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d