EKSPOSTIMES.COM- Kabar baik datang dari Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sandika Ramadansah, bocah berusia 8 tahun yang sempat menjadi korban tabrakan mobil mewah milik musisi legendaris Yuke Sampurna dari Dewa 19, kini telah pulih dan kembali ke rumah untuk menjalani masa pemulihan bersama keluarganya.
Insiden yang sempat menggegerkan publik ini terjadi pada Senin, 21 April 2025, di ruas Jalan Raya Tasikmalaya–Pangandaran, tepatnya di Kampung Sindangraja, Desa Sindangjaya. Saat kejadian, Sandika tengah menyeberang jalan ketika secara tiba-tiba tertabrak mobil Land Rover yang dikemudikan langsung oleh Yuke Sampurna.
Kapolsek Cikalong, AKP Dede Darmawan, memastikan bahwa kondisi kesehatan bocah tersebut terus menunjukkan kemajuan positif.
“Alhamdulillah, korban sekarang sudah di rumah dan dalam pemantauan keluarga. Kondisinya terus membaik,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (29/4/2025).
Baca Juga: Tabrakan Maut di Jalur Tomohon–Sonder, Dua Mobil Adu Banteng, 10 Orang Terluka
Pihak kepolisian sendiri telah mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi terakhir serta memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga.
Kasatlantas Polres Tasikmalaya, AKP Iwan Sujarwo, menjelaskan bahwa meski kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, pihaknya tetap menjalankan prosedur sesuai hukum yang berlaku, termasuk olah TKP dan pemeriksaan terhadap pengemudi.
“Penanganan kasus tetap kami jalankan sesuai arahan pimpinan. Namun, kedua pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan, didasarkan pada rasa tanggung jawab dan kemanusiaan,” ujar Iwan.
Yuke Sampurna, yang dikenal luas sebagai bassist Dewa 19, menunjukkan itikad baik dengan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Tak hanya itu, ia juga memberikan bantuan tambahan untuk meringankan beban keluarga Sandika.
“Penabrak sangat kooperatif dan bertanggung jawab. Tidak hanya pengobatan, tapi bantuan sosial lainnya juga diberikan,” tambahnya.
Baca Juga: Kapal Induk AS USS Harry S Truman Bertabrakan dengan Kapal Niaga di Dekat Port Said
Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat kendaraan yang dikemudikan Yuke melaju dari arah Cikalong menuju Pangandaran. Saat melewati jalur menikung yang dilanjutkan dengan jalan lurus, korban tiba-tiba menyeberang tanpa pengawasan. Yuke pun tak sempat menghindar hingga terjadi benturan. Sandika langsung dilarikan ke Puskesmas Cikalong.
Meski kasus ini sudah selesai secara kekeluargaan, pihak berwajib tetap mengingatkan pentingnya kehati-hatian di jalan raya, khususnya di area rawan seperti jalur wisata Tasikmalaya–Pangandaran yang padat kendaraan.
“Kami imbau semua pengemudi dan orang tua untuk ekstra waspada, apalagi di jalur seperti ini. Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” tandas Iwan.
Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima pertanggungjawaban Yuke Sampurna dan memilih tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Mereka kini fokus pada pemulihan Sandika secara psikologis dan fisik.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan anak-anak di jalan raya harus menjadi perhatian utama semua pihak, termasuk pentingnya pengawasan orang tua saat anak-anak berada di dekat jalan umum. (tim)







