EKSPOSTIMES.COM- Kecelakaan lalu lintas serius kembali terjadi di ruas Jalan Raya Tomohon–Sonder, tepatnya di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan. Dua mobil penumpang terlibat dalam adu banteng mengerikan yang menyebabkan sepuluh orang mengalami luka-luka, Sabtu pagi (12/4/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.
Dua kendaraan yang terlibat adalah Honda HRV dengan nomor polisi DB 1528 RF yang dikemudikan oleh Novita G. Kawet (31), serta Daihatsu Sigra bernomor polisi DB 1784 NC yang dikemudikan oleh Verdy Sonotang. Kedua mobil tersebut membawa masing-masing empat penumpang dan datang dari arah berlawanan, HRV dari Utara, Sigra dari Selatan.
Benturan keras di jalur yang dikenal rawan kecelakaan itu membuat bagian depan kedua mobil ringsek parah. Dampaknya, seluruh penumpang dan sopir dari kedua kendaraan terluka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk mendapatkan pertolongan medis.
Meski belum ada laporan rinci soal tingkat keparahan luka, pihak kepolisian menyebut kondisi semua korban dalam keadaan stabil. Estimasi kerugian materi mencapai Rp20 juta, dengan kerusakan signifikan pada kap mesin, bemper, dan lampu depan.
Baca Juga: Dua Warga Bitung Otak Pembobolan ATM BNI Tomohon Diringkus, Begini Kata Polisi
Kasi Humas Polres Tomohon, Iptu Musalino Patah, menyampaikan bahwa Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tomohon telah melakukan langkah cepat di lokasi kejadian. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP), visum et repertum (VER), serta pengumpulan keterangan saksi sedang berlangsung.
“Penyebab kecelakaan masih kami dalami. Apakah karena human error, cuaca, atau faktor teknis lain, masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Musalino.
Hingga kini, belum dipastikan apakah ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan salah satu pengemudi. Namun, jika terbukti ada unsur kelalaian, maka penegakan hukum akan segera diterapkan sesuai aturan yang berlaku.
Polres Tomohon mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintasi Jalan Raya Tomohon–Sonder, yang terkenal dengan kontur jalannya yang menanjak, berkelok, dan rawan kecelakaan.
Pengendara diimbau untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama saat membawa banyak penumpang. (tim)






