EKSPOSTIMES.COM- Semangat pemberdayaan keluarga terasa kuat di Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, saat Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyambut kedatangan Tim Evaluasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dari Provinsi Sumatera Utara, Selasa (14/10/2025).
Kunjungan ini menjadi bagian dari tahapan akhir evaluasi Desa Percontohan UP2K tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Desa Siraja Hutagalung dipercaya mewakili Kabupaten Tapanuli Utara setelah dinilai berhasil melaksanakan berbagai inovasi pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis kegiatan PKK.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari peran aktif UMKM dan ibu-ibu PKK yang menjadi penggerak ekonomi rumah tangga.
“Ketika pandemi Covid-19, daerah yang mampu menahan inflasi dengan baik adalah Yogyakarta, karena banyak UMKM yang tetap produktif. Itu pelajaran penting bagi kita. Di Desa Siraja Hutagalung, banyak ibu-ibu penenun yang sudah mandiri secara ekonomi dan ini bukti nyata keberhasilan pemberdayaan keluarga,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor. Seluruh perangkat daerah dan perusahaan swasta di Taput, kata dia, harus terlibat dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM dan desa binaan.
“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti sebagai ajang penilaian. Yang kita harapkan adalah manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ketika keluarga sejahtera, maka pembangunan daerah pun semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Taput, Ny. Neny Angelina, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Sumatera Utara dan seluruh perangkat daerah yang telah bersinergi mendukung penguatan program UP2K.
“Desa Siraja Hutagalung telah membuktikan banyak terobosan, mulai dari sertifikat halal, NIB, hingga kemasan produk yang menarik. Semua ini hasil kerja sama dan inovasi yang luar biasa meski dengan keterbatasan,” tuturnya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam arahannya menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar menentukan pemenang, tetapi memastikan program benar-benar berdampak pada kesejahteraan keluarga.
“Tujuan akhirnya adalah melihat sejauh mana UP2K memberi nilai ekonomi dan inspirasi bagi desa lain di Sumut,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan ekspose oleh Ketua TP PKK Desa Siraja Hutagalung, Ny. Japatar Hutagalung, yang memaparkan capaian dan inovasi ekonomi lokal yang lahir dari semangat gotong royong masyarakat desa.
Dengan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat, Desa Siraja Hutagalung diharapkan mampu meraih hasil terbaik di tingkat provinsi serta menjadi model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan di Sumatera Utara. (Lian)













