EKSPOSTIMES.COM- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penurunan tajam pada Senin, 12 Mei 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini terpangkas hingga Rp23.000 per gram, menempatkan harga terbaru di angka Rp1.905.000 dari sebelumnya Rp1.928.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga ikut terkoreksi sebesar Rp23.000 ke level Rp1.754.000 per gram. Koreksi harga ini tak lepas dari menurunnya tensi geopolitik global dan sinyal positif dari negosiasi dagang internasional yang semakin kondusif.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp6.000, Didorong Kenaikan Emas Dunia dan Kekhawatiran Ekonomi AS
Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam berbagai pecahan yang berlaku hari ini:
0,5 gram: Rp1.002.500
1 gram: Rp1.905.000
2 gram: Rp3.750.000
3 gram: Rp5.600.000
5 gram: Rp9.300.000
10 gram: Rp18.545.000
25 gram: Rp46.237.000
50 gram: Rp92.395.000
100 gram: Rp184.712.000
250 gram: Rp461.515.000
500 gram: Rp922.820.000
1.000 gram: Rp1.845.600.000
Berdasarkan PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan dikenai pajak. Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Untuk penjualan kembali, emas dengan nominal di atas Rp10 juta dikenai PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) dan 3% (non-NPWP).
Penurunan harga emas tidak hanya terjadi di dalam negeri. Di pasar global, harga emas dunia turun 1,86% ke level US$3.263,5 per troy ounce pada perdagangan pagi hari ini (08.28 WIB).
Baca Juga: Harga Emas Antam dan Emas Dunia Alami Penurunan di Awal Pekan, Apa Penyebabnya
Pelemahan ini dipicu oleh membaiknya situasi geopolitik internasional. Amerika. Serikat dan China melaporkan kemajuan signifikan dalam dialog dagang di Swiss, sementara konflik bersenjata antara India dan Pakistan berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata.
Kondisi global yang lebih stabil mendorong investor untuk berpindah dari aset safe haven seperti emas ke aset berisiko yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Ini menjadi alasan utama merosotnya permintaan dan harga emas dunia. (tim)













