Hukum & Kriminal

Tragis! Demi Obati Impotensi, Suami di Bengkalis Serahkan Istri ke Dukun Cabul

×

Tragis! Demi Obati Impotensi, Suami di Bengkalis Serahkan Istri ke Dukun Cabul

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dukun cabul melakukan ritual sesat, disaksikan sang suami yang menyerahkan istrinya demi pengobatan impotensi di Bengkalis, Riau.
Kasus memilukan terjadi di Bengkalis, Riau—seorang suami menyerahkan istrinya ke dukun cabul dalam ritual pengobatan sesat. Keduanya kini ditetapkan tersangk

EKSPOSTIMES.COM– Sebuah kisah tragis penuh pengkhianatan dan tipu daya mencuat dari Kabupaten Bengkalis, Riau. Seorang suami berinisial RR (28), tega menyerahkan kehormatan istrinya sendiri kepada seorang dukun cabul demi menyembuhkan penyakit impotensinya.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat, 6 Juni 2025. Sang istri, S (21), yang polos dan percaya pada sang suami, diajak ke rumah dukun berinisial ZM (42) di Jalan Jawa, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau. Mereka datang dengan harapan besar: sang suami bisa sembuh dari impotensinya.

“Pelapor atau korban bersama suami (tersangka) datang ke TKP untuk mengobati suami yang mengalami impotensi,” ungkap Kasi Humas Polres Bengkalis, Iptu Agung, Jumat (4/7/2025).

Namun, di balik praktik spiritual yang dijanjikan, tersimpan niat jahat. ZM hanya berpura-pura menyembuhkan RR lewat ritual mandi taubat dan serangkaian pengobatan tak masuk akal. Dua pekan kemudian, pasangan suami istri itu kembali ke rumah ZM dan menginap di sana. Di sinilah jebakan sesungguhnya mulai menjerat korban.

Dukun ZM mulai melancarkan tipu muslihat dengan menyatakan bahwa bukan RR yang sakit, melainkan S yang terkena guna-guna. Dengan dalih menyembuhkan, ZM memaksa korban untuk mengikuti ritual ‘mandi taubat’ yang ternyata hanyalah kedok untuk melakukan pencabulan.

Parahnya, sang suami, yang semestinya menjadi pelindung, justru menuruti semua permintaan dukun. Korban S pun dicabuli ZM sebanyak tiga kali, yakni pada Jumat (20/6) dini hari, Sabtu (21/6) siang, dan Minggu (22/6) dini hari. Semua peristiwa bejat itu terjadi atas nama ‘pengobatan’.

Keluarga korban yang mulai gelisah karena korban tak kunjung pulang, akhirnya menjemput S pada Senin (23/6). Dari situlah kisah kelam ini terbongkar. Dalam kondisi malu dan trauma, S akhirnya melaporkan perbuatan biadab sang suami dan dukun tersebut ke polisi.

Tersangka ZM akhirnya dibekuk pada Jumat (27/6), disusul RR yang ditangkap keesokan harinya, Sabtu (28/6). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polsek Mandau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada praktik pengobatan alternatif tanpa dasar medis. Alih-alih sembuh, justru kehormatan dan masa depan hancur berkeping-keping. (*/Sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d