Berita UtamaHukum & Kriminal

Solar Subsidi di SPBU Sawangan Milik Mantan Wakil Bupati Mitra “Diborong” Habis Mafia BBM, Polda-Pertamina Diminta Ambil Tindakan

×

Solar Subsidi di SPBU Sawangan Milik Mantan Wakil Bupati Mitra “Diborong” Habis Mafia BBM, Polda-Pertamina Diminta Ambil Tindakan

Sebarkan artikel ini
PENGISIAN dilakukan di luar jam operasional dan lampu di SPBU dimatikan. Sehingga, tampak dari luar, SPBU gelap gulita, sedangkan di dalam terdapat beberapa orang yang mengisi solar bersubsidi ke tangki modifikasi.

EKSPOSTIMES.COM- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sawangan Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara diduga menjalin kemitraan dengan mafia bahan bakar minyak.

Pasalnya, SPBU milik mantan Wakil Bupati Minahasa Tenggara berinisial R ini acap kali kepergok warga mengisi BBM jenis solar langsung ke tangki modifikasi dengan kapasitas penampungan sekitar 7.000 liter.

Adapun tangki modifikasi yang diduga digunakan mafia bahan bakar minyak di SPBU Sawangan diangkut dengan dua mobil dump truck, setelah mobil Suzuki Carry DB 8193 JC yang digunakan terduga mafia bahan bakar minyak ini tersorot kamera. Cara pengoperasiannya berlangsung pada malam hingga dini hari.

Solar subsidi yang dihisap ini dikabarkan dijual lagi ke perusahaan di Kota Bitung dan lokasi pertambangan emas ilegal Minahasa Tenggara.

Dari informasi yang diterima EksposTimes.com, Selasa (6/11/2024), dua dump truck hijau bermuatan tangki modifikasi, pada pukul 22.49 WITA, kembali tertangkap basa menyedot solar bersubsidi di SPBU Sawangan.

Kedua mobil bertangki modifikasi ini merupakan kendaraan yang sama yang digunakan oleh terduga mafia BBM untuk menyedot solar bersubsidi di SPBU Tanawangko, Kecamatan Tombariri beberapa waktu lalu.

Metode yang digunakan pun serupa, dimana pengisian dilakukan di luar jam operasional dan lampu di SPBU milik mantan Wakil Bupati Minahasa Tenggara ini dimatikan. Sehingga, tampak dari luar, SPBU gelap gulita, sedangkan di dalam, terdapat beberapa orang yang mengisi solar bersubsidi ke tangki modifikasi.

Selama proses pengisian, dua mobil dump truck tersebut dijaga ketat oleh sejumlah preman, lengkap dengan senjata tajam. Teranyar, pemilik mobil dengan tangki ‘raksasa’ yang digunakan untuk menyedot solar bersubsidi ini adalah lelaki VK alias Valen, teman dekat dari adik pemilik SPBU berinisial D.

Diketahui, kejadian seperti ini bukan hal baru dilakukan oknum operator SPBU Sawangan. Sebelum menggunakan dump truck, terduga mafia bahan bakar ini menggunakan mobil Suzuki Carry hitam DB 8193 JC, Isuzu Traga putih DB 8812 JC dan Daihatsu Grand Max hitam tanpa plat nomor, masing-masing bertangki modifikasi.

Dugaan pelanggaran hukum yang dimainkan terduga mafia bahan bakar minyak dan SPBU Sawangan mendapat sorotan dari tokoh muda Sulut Robby Liando. Dengan lantang, ia meminta aparat penegak hukum dan pertamina mengambil tindakan tegas.

Sebab kata dia, praktik-praktik melawan hukum seperti ini masih terus terjadi di SPBU yang sama. Begitu juga dengan oknum yang melakukan pengambilan solar bersubsidi dengan jumlah uang banyak untuk dipasok di tambang emas ilegal Mitra dan perusahaan Bitung, dilakukan orang yang sama.

“Ini terjadi karena belum ada penindakan yang dilakukan terhadap mereka. Jadi kami meminta aparat kepolisian dan Pertamina untuk mengambil langkah, tidak diam,” kata Liando.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut Kombes Pol Ganda M. H. Saragih dan Kapolres Minahasa Utara AKBP Dandung Putut Wibowo belum memberikan tanggapan terkait dugaan pelanggaran ini. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d