Olahraga

Serie A : Roma Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan, Ranieri Samai Spalletti

×

Serie A : Roma Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan, Ranieri Samai Spalletti

Sebarkan artikel ini
Claudio Ranieri merayakan kemenangan Roma atas Verona dan rekor tak terkalahkan di Serie A
Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, merayakan kemenangan atas Hellas Verona yang memperpanjang rekor tak terkalahkan Roma menjadi 17 pertandingan di Serie A musim ini.

EKSPOSTIMES.COM — AS Roma terus melanjutkan performa impresifnya di bawah asuhan Claudio Ranieri. Kemenangan 1-0 atas Hellas Verona di Stadio Olimpico, Minggu (20/4), bukan hanya mengamankan tiga poin penting dalam perebutan tiket Eropa, tetapi juga membuat Roma mencatat 17 pertandingan tak terkalahkan secara beruntun di Serie A  menyamai rekor yang pernah ditorehkan Luciano Spalletti pada 2016.

Gol semata wayang dalam laga ini dicetak Eldor Shomurodov di babak pertama setelah menerima umpan matang dari Matias Soulé. Gol tersebut tercipta dari skema serangan apik yang diawali umpan silang Bryan Cristante, dikontrol dengan cerdik oleh Soulé yang mengelabui bek Nicolas Valentini sebelum memberikan umpan pendek kepada Shomurodov yang tanpa kesalahan menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

Baca Juga: Juventus Tundukkan Lecce 2-1: Vlahovic Tampil Gemilang Lewat Dua Assist

Kemenangan ini membawa Roma meraih total 37 poin dari 15 pertandingan di tahun 2025, hasil dari 11 kemenangan dan 4 kali imbang. Mereka menjadi tim paling produktif di Serie A dalam hal perolehan poin tahun ini, menunjukkan bahwa Ranieri benar-benar berhasil menyulap Giallorossi menjadi tim yang kompetitif dan konsisten.

Roma terakhir kali menelan kekalahan pada 15 Desember 2024, saat tumbang 0-2 dari Como asuhan Cesc Fàbregas. Menariknya, Roma mampu membalas kekalahan itu saat menjamu Como di Olimpico dengan skor 2-1 dalam pertandingan berikutnya.

Meski masih berada dalam laju positif, performa Roma sempat melambat dengan hasil imbang kontra Juventus dan derby melawan Lazio. Absennya Paulo Dybala dan Saud Abdulhamid turut memengaruhi daya dobrak tim, sementara Artem Dovbyk yang baru pulih belum bisa tampil optimal sejak awal laga.

Dalam pertandingan melawan Verona, Hellas tampil agresif di awal. Amine Sarr dan Jackson Tchatchoua menebar ancaman lewat kecepatan mereka, namun solidnya lini belakang Roma yang dikawal Gianluca Mancini dan rekan-rekannya membuat ancaman tersebut tak berbuah gol. Kiper Roma, Mile Svilar, juga tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menghalau sundulan Daniel Mosquera yang membentur tiang gawang.

Baca Juga: Pulisic dan Reijnders Antar AC Milan Taklukkan Como 2-1, Dele Alli Dikartu Merah

Di babak kedua, Verona terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Mosquera kembali merepotkan pertahanan Roma, namun tendangannya melebar. Roma juga mendapat beberapa peluang untuk menambah keunggulan, terutama setelah Dovbyk masuk dari bangku cadangan. Penyerang Ukraina itu hampir mencetak gol lewat tembakan dari sudut sempit setelah menerima umpan dari Manu Koné.

Ranieri yang telah mengemas 12 kemenangan dan lima hasil imbang dalam rangkaian 17 laga tak terkalahkan ini menyamai rekor Spalletti yang mencatat 14 kemenangan dan tiga imbang pada musim 2015-16. Meskipun rekor jumlah kemenangan Spalletti sedikit lebih baik, konsistensi Ranieri layak mendapat pujian tinggi.

“Yang penting bagi kami adalah menjaga momentum dan fokus pertandingan demi pertandingan. Rekor itu menyenangkan, tapi tujuan utama kami adalah kembali ke kompetisi Eropa,” ujar Ranieri dalam konferensi pers usai pertandingan.

Namun ujian berat menanti Roma. Dalam lima laga tersisa di Serie A musim ini, mereka akan menghadapi tim-tim besar seperti Inter Milan, Fiorentina, Atalanta, AC Milan, dan Torino. Laga melawan pemuncak klasemen Inter pada akhir pekan mendatang akan menjadi penentu sejauh mana Giallorossi bisa mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.

Dengan lini belakang yang solid, lini tengah yang kreatif, dan beberapa penyerang muda yang mulai bersinar, AS Roma tampaknya siap menghadapi tantangan besar itu. Satu hal yang pasti, Ranieri dan pasukannya tidak akan menyerah begitu saja dalam perburuan tiket Eropa dan pencapaian sejarah baru.

(*/Pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d