EKSPOSTIMES.COM – Juventus berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Lecce dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan Serie A.
Dua assist dari Dusan Vlahovic menjadi kunci keberhasilan Bianconeri dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium ini.
Gol-gol dari Teun Koopmeiners dan Kenan Yildiz cukup untuk mengamankan tiga poin penting, meskipun tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan dan memberikan tekanan berat di akhir laga.
Di bawah asuhan pelatih anyar Igor Tudor, Juventus kembali menggunakan formasi tiga bek yang sebelumnya berhasil membawa hasil positif dalam kemenangan 1-0 atas Genoa dan hasil imbang 1-1 melawan Roma.
Meski dilanda badai cedera yang menimpa nama-nama seperti Samuel Mbangula, Mattia Perin, Federico Gatti, Arek Milik, Gleison Bremer, dan Juan Cabal, Juventus tetap tampil solid.
Di kubu Lecce, hanya Filip Marchwinski yang absen, namun mereka juga memilih formasi tiga bek setelah sebelumnya menahan imbang Venezia 1-1 dan mengakhiri rangkaian lima kekalahan beruntun.
Juventus langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal dan hanya membutuhkan 100 detik untuk membuka skor. Vlahovic memberikan umpan terobosan yang presisi kepada Koopmeiners yang kemudian melepaskan tendangan kaki kiri di sudut gawang.
Gol cepat tersebut menjadi cara sempurna bagi Koopmeiners untuk menandai kembalinya dia ke starting XI.
Lecce tidak tinggal diam. Nikola Krstovic mencoba peruntungan dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengenai tiang gawang, menciptakan momen berbahaya di lini pertahanan Juventus.
Di sisi lain, Vlahovic juga hampir mencatatkan namanya di papan skor, tetapi gagal memanfaatkan kesalahan sapuan dari lini belakang Lecce. Keadaan semakin memburuk bagi tim tamu ketika Gaby Jean mengalami cedera lutut dan harus ditandu keluar lapangan.
Juventus menggandakan keunggulan melalui gol yang tercipta dari kerja sama apik di lini tengah. Khephren Thuram membawa bola ke depan, melakukan kombinasi dengan Yildiz, sebelum akhirnya Vlahovic memberikan umpan terobosan ke arah pemain muda asal Turki itu.
Yildiz tanpa ragu melepaskan tendangan dengan bagian dalam sepatu kanan dari tepi kotak penalti, menempatkan bola ke sudut bawah gawang.
Lecce mencoba membalas melalui berbagai peluang, termasuk usaha dari Antonino Gallo yang berada dalam posisi offside dan tendangan melengkung Locatelli yang sedikit melebar.
Vlahovic bahkan nyaris mencatatkan assist ketiga ketika umpannya melintas di depan gawang, namun Koopmeiners datang terlambat untuk menyambutnya. Di menit-menit akhir, Lecce menekan habis-habisan dan sempat membuat Juventus kewalahan.
Federico Baschirotto sukses menyundul bola hasil tendangan bebas Thorir Helgason dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Bahkan, Lecce hampir menyamakan skor saat Helgason gagal mengontrol umpan tarik dari Konan N’Dri yang bisa saja menjadi gol penyeimbang.
Meski tampak kelelahan dan kehilangan ketajaman menjelang akhir laga, Juventus berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kenan Yildiz mengakui bahwa laga tersebut tidak mudah, tetapi kemenangan ini sangat penting dalam misi mereka untuk lolos ke Liga Champions.
Hal senada diungkapkan oleh Manuel Locatelli yang menyoroti perubahan energi positif dalam tim di bawah asuhan Tudor. Meski mengakui adanya masalah fisik di akhir laga, ia tetap menekankan pentingnya tiga poin yang berhasil diraih.
Kemenangan ini membawa Juventus naik ke posisi ketiga klasemen sementara Serie A. Namun, posisi tersebut kemungkinan akan tergeser tergantung hasil pertandingan antara Atalanta dan Bologna.
Meski demikian, kembalinya Juventus ke empat besar menjadi sinyal kebangkitan, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk kembali berlaga di Liga Champions musim depan. Dengan sisa pertandingan yang krusial, Bianconeri dituntut untuk terus menjaga konsistensi dan memenangkan setiap laga yang tersisa. (Tim)







