EKSPOSTIMES.COM – Inter Milan menutup pekan dengan sempurna usai mengalahkan Cagliari 3-1 dalam lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza.
Marko Arnautovic tampil sebagai bintang dengan mencetak satu gol dan satu assist, sementara Yann Bisseck mengunci kemenangan lewat sundulannya.
Hasil ini menjadi bekal berharga bagi Nerazzurri yang tengah bersiap menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich.
Simone Inzaghi memutuskan tidak melakukan banyak rotasi, mengingat hasil imbang 2-2 sebelumnya melawan Parma membuat mereka tidak boleh kehilangan poin lagi.
Federico Dimarco kembali memperkuat tim usai pulih dari cedera, sementara Denzel Dumfries dan Piotr Zielinski masih absen. Di sisi lain, Cagliari datang dengan skuad penuh setelah hasil imbang tanpa gol melawan Empoli.
Laga ini juga terasa istimewa karena Inter mengenakan jersey edisi khusus sebagai penghormatan kepada legenda MotoGP dan fans setia klub, Valentino Rossi. Sedangkan Cagliari menampilkan nama pemain dalam tulisan Mandarin, menandai momen promosi global yang unik.
Inter tampil dominan sejak awal laga. Lautaro Martinez nyaris membuka skor lebih dulu usai menerima umpan dari Dimarco, namun tendangannya masih melebar. Di sisi lain, Yann Bisseck tampil sigap menghalau umpan silang berbahaya dari Tommaso Augello yang mengarah ke Roberto Piccoli.
Baca Juga: Juventus Taklukkan Inter, Conceicao Jadi Pahlawan di Derby Italia
Gol pembuka Inter akhirnya lahir dari kerja keras Arnautovic. Bermula dari umpan Hakan Calhanoglu yang coba ditahan oleh Carlos Augusto, bola justru jatuh di kaki Arnautovic yang langsung melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang.
Itu menjadi gol kelima penyerang Austria itu dalam delapan penampilan terakhirnya, bukti bahwa dirinya masih tajam meski tidak menjadi pilihan utama sejak awal musim.
Cagliari nyaris menyamakan skor saat Piccoli lolos dari kawalan De Vrij, namun Yann Sommer dengan sigap menggagalkan peluang satu lawan satu tersebut.
Tak lama kemudian, Inter memberikan pelajaran tentang penyelesaian. Arnautovic melepaskan umpan panjang dari sisi kiri, yang langsung dikontrol dan diselesaikan oleh Lautaro Martinez dengan akurat melewati Elia Caprile.
Di babak kedua, Cagliari sempat mengejutkan dengan gol cepat Piccoli yang menyambut umpan silang Augello lewat sundulan dari jarak delapan yard.
Gol ini menambah catatan bahwa Inter kembali menunjukkan kecenderungan melemah setelah jeda, seperti yang juga terlihat saat laga melawan Udinese dan Parma.
Namun, Inter tak butuh waktu lama untuk merespons. Yann Bisseck mencetak gol ketiga lewat sundulan keras hasil umpan tendangan sudut Dimarco, mengembalikan keunggulan dua gol Nerazzurri dan meredam momentum kebangkitan Cagliari.
Cagliari tetap berusaha menciptakan tekanan. Yerry Mina menguji Sommer dari jarak jauh, sementara Zito Luvumbo memaksa De Vrij melakukan penyelamatan di garis gawang. Sommer juga menggagalkan tendangan silang berbahaya dari Nadir Zortea yang nyaris mengarah ke gawang.
Simone Inzaghi mendapatkan pujian atas penanganan tim, terutama dalam mengelola tenaga para pemain kunci menjelang laga penting melawan Bayern.
Ia menarik keluar Dimarco, serta mengistirahatkan Marcus Thuram, Alessandro Bastoni, dan Henrikh Mkhitaryan lebih awal. Arnautovic sendiri meninggalkan lapangan diiringi tepuk tangan dari para tifosi setelah tampil luar biasa.
Dengan kemenangan ini, Inter menjaga posisi mereka di puncak klasemen Serie A dan menambah semangat tim sebelum kembali bertarung di kompetisi Eropa.
Marko Arnautovic, yang sempat diragukan pada awal musim, kembali membuktikan bahwa dirinya masih memiliki peran penting dalam perjalanan Nerazzurri menuju gelar domestik dan kejayaan di kancah Eropa. (Tim)













