EKSPOSTIMES.COM- Ricardo Dotulung (21), warga Desa Walurmaatus, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan perahu di Danau Tondano, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (24/7/2025) pagi.
Korban yang mengenakan celana hitam dipadu kaus merah ini ditemukan sekitar pukul 04.30 WITA oleh warga Desa Watumea, Kecamatan Eris, yang melihat tubuh pria muda mengapung di perairan belakang rumahnya. Penemuan tersebut segera dilaporkan ke aparat setempat.
Menanggapi laporan itu, petugas Polsek Eris, tim gabungan dari Polsek Kakas, TNI, dan Basarnas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 05.00 WITA, dan jenazah korban dibawa ke RSUD DR Sam Ratulangi Tondano untuk proses identifikasi.

Kapolsek Kakas, Ipda Fegy K Lumantow, membenarkan penemuan korban.
“Puji Tuhan, korban sudah ditemukan. Tim medis memastikan bahwa jasad tersebut merupakan Ricardo Dotulung, korban tenggelam pada insiden terbaliknya perahu ketinting pada Senin (21/7) lalu,” ujarnya.
Kapolsek juga menyampaikan terima kasih atas keterlibatan berbagai pihak dalam proses pencarian selama tiga hari, termasuk Tim SAR Manado, TNI AD, BPBD Minahasa, Polair Minahasa, RAPI, Klabat Rangers, USSU, FKPA, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Jenazah Ricardo telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Pos SAR Amurang.
Peristiwa kecelakaan perahu tersebut terjadi, Senin (21/7) sekitar pukul 16.00 WITA, ketika korban bersama enam rekannya menyeberangi Danau Tondano menggunakan perahu ketinting dari Desa Tounelet menuju Desa Tasuka untuk mandi.
Di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi mendadak terbalik. Menurut keterangan beberapa rekan korban, saat perahu terbalik mereka sempat menyelamatkan diri menggunakan pelampung darurat berupa botol air mineral.
Ricaldo sempat terlihat bersama rekan-rekannya, namun saat nelayan datang untuk menyelamatkan, korban sudah tidak terlihat lagi. (tim)













