EKSPOSTIMES.COM- Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, Polda Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral guna mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran. Rapat yang berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut ini dipimpin oleh Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Bahagia Dachi, serta dihadiri oleh perwakilan TNI, Pemprov Sulut, dan instansi terkait lainnya.
Wakapolda menekankan bahwa perayaan Idul Fitri selalu menjadi momen dengan lonjakan mobilitas tinggi yang berpotensi menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga meningkatnya tindak kriminalitas. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Polda Sulut akan menggelar Operasi Ketupat Samrat 2025 selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini melibatkan 981 personel Polri, yang akan disebar ke seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Baca Juga: Polda Sulut Tindak Tegas Kasus Ratatotok, Gubernur Yulius Imbau Masyarakat Tenang
Selain itu, Polda Sulut juga telah menyiapkan 45 Pos Pengamanan untuk mengawasi titik-titik rawan kejahatan dan kemacetan, 21 Pos Pelayanan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi dan pertolongan, serta 11 Pos Terpadu sebagai pusat koordinasi lintas sektor.
“Operasi ini tidak hanya fokus pada keamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjaga stabilitas harga pangan, ketersediaan BBM, serta mengantisipasi potensi bencana alam dan cuaca ekstrem,” ujar Brigjen Bahagia Dachi.
Tahun ini, Operasi Ketupat Samrat akan melibatkan 46 instansi, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga lainnya. Sinergi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan responsif bagi masyarakat.
Baca Juga: Polda Sulut Bagikan Takjil untuk Warga yang Berpuasa
Dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, Polda Sulut berkomitmen untuk mengawal perjalanan mudik dengan optimal, memastikan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, serta menciptakan suasana Lebaran yang kondusif bagi seluruh masyarakat. (tim)












