EKSPOSTIMES.COM- Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Minahasa terus memicu kewaspadaan tinggi dari aparat keamanan. Menyikapi banjir yang melumpuhkan akses dan merendam puluhan rumah di Desa Paslaten dan Kaweng, Kecamatan Kakas, personel Polsek Kakas diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau dan menilai kondisi terkini.
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Kapolsek Kakas, Ipda Fegy Lumantow, yang sebelumnya memimpin apel siaga bencana di halaman Mapolsek Kakas, Selasa (21/5/2025). Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat saat terjadi bencana.
“Saya minta seluruh personel turun ke wilayah terdampak. Jangan tunggu laporan masuk, kita harus jemput bola. Ini soal keselamatan warga,” tegas Ipda Fegy Lumantow.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah ruas jalan dan pemukiman di Paslaten serta Kaweng masih tergenang. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir membuat air dari Danau Tondano meluap ke permukiman.
Dengan mengenakan seragam lengkap dan peralatan lapangan, personel Polsek Kakas menyusuri wilayah banjir, melakukan pendataan kerusakan, serta berkoordinasi langsung dengan pemerintah desa.
Kapolsek juga menyiapkan tim patroli malam hari untuk mencegah potensi tindak kriminal memanfaatkan situasi banjir. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Polsek Kakas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa darurat.
Masyarakat diminta tetap waspada dan segera menghubungi aparat jika melihat potensi bahaya, seperti longsor atau luapan air susulan.
“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga pelindung dan pengayom di masa-masa sulit seperti ini,” tandas mantan Wakatim Resmob Polda Sulut yang banyak mengungkap berbagai aksi kejahatan ini. (len)












