EKSPOSTIMES.COM- Keputusan mengejutkan Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto yang menonaktifkan AKBP Oloan Siahaan dari jabatannya sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan menuai kritik tajam. Ketua Kolaborasi Jurnalis Medan-Belawan (KJM-B), Ivan Hutabarat, menyayangkan langkah tersebut dan menilai tindakan Oloan saat membela diri dari serangan sekelompok pelaku tawuran di Tol Belmera sudah sesuai prosedur hukum.
Insiden berdarah yang terjadi pada Minggu dini hari (5/5) sekitar pukul 01.30 WIB itu sempat menghebohkan publik. AKBP Oloan disebut melepaskan tembakan setelah diserang secara brutal oleh sejumlah pemuda yang membawa senjata tajam. Salah satu pelaku, Muhammad Syuhada, meninggal dunia dalam peristiwa itu.
Baca Juga: Ketua KJM-B: Pasang Rob di Medan Belawan Kian Parah, Ribuan Rumah Terendam
Ivan menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur oleh aparat seharusnya diapresiasi, bukan justru dihukum.
“Kapolres Oloan bahkan sudah memberikan tembakan peringatan ke udara sebelum akhirnya melumpuhkan pelaku. Kalau itu masih dalam koridor hukum dan demi membela diri, apakah itu tidak sah?” tegasnya, Selasa (6/5).
Ia khawatir, penonaktifan Oloan akan memberi sinyal buruk bagi penegakan hukum di Medan Utara, khususnya wilayah rawan seperti Belawan yang selama ini kerap diwarnai aksi tawuran dan begal.
Ivan menyebut, masyarakat Belawan sudah muak dengan aksi kejahatan jalanan yang terus berulang. Karena itu, dibutuhkan figur pemimpin yang berani seperti AKBP Oloan untuk memulihkan situasi Kamtibmas.
“Kami menilai AKBP Oloan adalah sosok yang tepat. Tindakannya selama ini memberikan rasa aman. Kalau penegak hukum saja dihentikan karena bertindak tegas, siapa lagi yang bisa diandalkan untuk melawan para pelaku kriminal?” imbuhnya.
KJM-B mendesak Kapolda Sumut untuk mengevaluasi kembali keputusan tersebut dan menunjukkan sikap netral, bukan reaktif terhadap tekanan luar. “Penegakan hukum tidak boleh goyah hanya karena opini publik. Apa yang dilakukan Kapolres justru demi kepentingan masyarakat luas,” tutup Ivan. (RUDI)













