EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyalurkan bantuan senilai Rp1,5 miliar untuk penanganan bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut diumumkan langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Aktivitas Masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru, di Wisma Negara Bumi Beringin, Rabu (4/12) lalu.
Dalam penjelasannya, Yulius menyebut bantuan dibagi untuk tiga provinsi, masing-masing Rp500 juta untuk Aceh, serta Rp1 miliar untuk Sumut dan Sumbar. Bantuan ini, menurut dia, merupakan wujud solidaritas daerah sekaligus implementasi nilai Mapalus, kearifan lokal Sulut yang menekankan gotong royong.
“Kami ingin memastikan Sulut hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Nilai Mapalus mengajarkan bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah,” kata Yulius.
Situasi di Sumatera, terutama di Aceh yang melaporkan tiga kabupaten terisolasi akibat kerusakan akses darat, menjadi perhatian pemerintah provinsi. Yulius mengatakan kondisi itu menjadi pengingat bagi Sulut untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang juga berpotensi terjadi di wilayahnya.
Menurut dia, curah hujan yang meningkat, perubahan pola cuaca, serta risiko banjir, longsor, dan gelombang tinggi harus diantisipasi melalui peningkatan mitigasi dan kesiapan aparatur daerah.
“Kejadian di Sumatera merupakan alarm bagi kita semua. Kita harus memastikan langkah pencegahan berjalan,” ujarnya.
Pada akhir rapat, Gubernur mengajak seluruh peserta untuk mendoakan pemulihan masyarakat di tiga provinsi yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu mempercepat penanganan darurat dan pemulihan.
Penyaluran dana ini mempertegas posisi Pemprov Sulut sebagai daerah yang aktif memberi dukungan pada penanganan bencana nasional, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kesiapsiagaan di wilayah sendiri. (tim)













