Hukum & Kriminal

Oma dan Cucu Tewas Terpanggang di Tuminting, Kerugian Capai Rp900 Juta

×

Oma dan Cucu Tewas Terpanggang di Tuminting, Kerugian Capai Rp900 Juta

Sebarkan artikel ini
Petugas memeriksa puing bangunan rumah terbakar di Tuminting, Manado, yang menewaskan seorang nenek dan cucunya.
Dua orang tewas dalam kebakaran hebat di Tuminting, Manado. Korban adalah oma dan cucunya yang terjebak api di rumah kontrakan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp900 juta.

EKSPOSTIMES.COM- Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah kontrakan sekaligus tempat usaha di Kelurahan Bitung Karangria, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Selasa siang (15/4/2025). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ini menewaskan dua orang penghuni rumah.

Kedua korban yang tewas dalam musibah tersebut adalah Erna Hasan (58) dan Afdal Musthapa (15). Informasi ini disampaikan langsung oleh Wakasat Reskrim Polresta Manado, Iptu Asse Tangnga, di lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Erna Hasan berada di dalam kamar depan, sedangkan Afdal ditemukan di tangga menuju lantai dua. Keduanya diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena api begitu cepat membesar,” ungkap Iptu Asse.

Berdasarkan dugaan awal kepolisian, kebakaran dipicu oleh pantikan korek api yang digunakan salah satu karyawan untuk menyalakan rokok di depan rumah. Naasnya, percikan api tersebut menyambar bahan mudah terbakar berupa bensin dan lem ehabond yang ada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Ipda E Minta Maaf atas Insiden dengan Pewarta di Stasiun Tawang, Polri Janji Tindak Lanjut

“Bangunan tersebut merupakan rumah kontrakan yang juga dijadikan tempat usaha penjualan kasur, bantal, dan tirai bambu. Seluruh barang dagangan itu sangat mudah terbakar, sehingga api dengan cepat melalap bangunan,” jelas Wakasat Reskrim.

Tak hanya merenggut nyawa, kebakaran juga menghanguskan dua unit sepeda motor serta seluruh isi bangunan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp900 juta. Saat kejadian, petugas pemadam kebakaran (damkar) bergerak cepat memadamkan api, namun besarnya kobaran membuat usaha penyelamatan terhambat.

Saat ini, kedua jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk dilakukan otopsi. Pihak kepolisian juga tengah melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi guna mengungkap detail penyebab kebakaran secara menyeluruh.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan terhadap penggunaan bahan-bahan mudah terbakar di lingkungan pemukiman dan usaha. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d