EKSPOSTIMES.COM- Coffee Morning bersama awak media massa dan elektronik Sulawesi Utara, digagas Batalyon Zeni Tempur 19/Yudha Karya Nyata (YKN), Jumat (26/09) pagi.
Suasana akrab pun tercipta ketika sang Danyon, Letkol Letkol Czi Wiratama Suryono ST MSi MS, bersama jajarannya berbaur dengan awak media di markas mereka yang terletak dibilangan Jalan Manado-Bitung, di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Minut.

“Acara ini seharusnya saya agendakan setelah dilantik menjadi Danyon, namun baru tiga bulan sejak saya menjabat ini terealisasi . Saya lulusan Akmil 2006 dan dipercaya Panglima Kodam XIII/Merdeka untuk menangani pembersihan eceng gondok di Danau Tondano,” ujar Letkol Wiratama, mengapresiasi kehadiran insan pers yang sudah memenuhi undangannya.
Ia menjelaskan, keberhasilan Yonzipur 19/YKN dalam penanganan eceng gondok membuat satuan ini kembali dipercaya mengerjakan pengerukan sedimen Danau Tondano sebagai tugas lanjutan.
“Apa yang kami lakukan di lapangan sering tidak diketahui publik. Tuhan Maha Tahu, tapi manusia banyak yang tidak tahu. Disinilah peran media membantu menyampaikan, agar masyarakat tahu apa yang dilakukan prajurit di lapangan,” sebutnya.
Perwira Menengah yang pernah berkarir di Paspampres ini menekankan pentingnya peran Insan Pers dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pers sangat diperlukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang objektif terkait berbagai kegiatan yang dilakukan satuannya.
“Saya mengundang rekan-rekan media karena tanpa media, apa yang kami kerjakan tidak akan diketahui masyarakat. Pemberitaan yang dikemas media akan menjadi penilaian publik, baik positif maupun negatif,” ungkapnya.
Kesempatan ini pula Letkol Wiratama
menginformasikan bahwa saat ini pihaknya sedang mengupayakan pembangunan rumah ibadah bagi umat Nasrani berupa Gereja Oikumene di kompleks batalyon dan meminta dukungan media dalam penyebaran informasi tersebut.
“Saya yakin banyak orang yang mau menolong di jalan Tuhan. Semoga rumah ibadah ini segera terwujud,” harapnya.
Suasana Coffee Morning dibuat santai, bahkan Danyon sengaja meminta prajurit tidak mengenakan seragam TNI.
“Agar kesan silaturahmi lebih terasa, kita ingin suasana akrab, tidak formal,” tambahnya.
Ia juga berharap pertemuan semacam ini bisa berkelanjutan.
“Saya ingin kita membaur tanpa batasan. Dari pertemuan ini kita bisa membangun komunikasi yang baik sehingga lahir berita yang objektif dan positif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan,” kuncinya. (AL)













