EKSPOSTIMES.COM – Sore itu, suasana kediaman Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah dipenuhi keakraban. Namun, pertemuan yang berlangsung tidak sekadar ajang silaturahmi biasa.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Talaud, Alfrits Y. Opit, S.SIT, hadir membawa kabar baik berupa laporan capaian program strategis pertanahan yang telah berjalan hingga pertengahan tahun 2025.
Dalam pemaparannya, Alfrits Y. Opit menyampaikan sederet hasil konkret yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sebanyak 200 bidang tanah berhasil dituntaskan, dan seluruh sertipikatnya sudah diserahkan kepada warga.
Baca Juga: Kantor Pertanahan Talaud Gelar Inventarisasi Data Lokasi Indikatif Pengadaan Tanah 2025
Sertipikat ini bukan sekadar dokumen, melainkan pegangan hukum yang memberi kepastian, rasa aman, dan perlindungan atas tanah yang dikelola turun-temurun oleh masyarakat Talaud.
Manfaat program strategis ini juga dirasakan pemerintah daerah. Melalui Program Sertipikasi Aset Pemerintah Daerah, sebanyak 43 bidang tanah kini resmi bersertipikat atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.
Langkah ini menjadi pijakan penting dalam mengamankan aset daerah, mencegah potensi sengketa, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan.
Baca Juga: Perintah Nusron Wahid Dijalankan, Sertifikasi Rumah Ibadah Dimulai dari Talaud
Selain itu, keberadaan Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) bertujuan untuk menata kembali struktur penguasaan lahan, memberikan ruang yang lebih berkeadilan bagi masyarakat, serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.
“Dukungan dan perhatian Bupati Welly Titah beserta jajaran sangat berarti, sehingga setiap program strategis dapat berjalan baik. Sinergi ini semoga terus berlanjut demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Alfrits Y. Opit dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan itu turut dihadiri Asisten I Pemkab Talaud, Daud Malensang, S.Sos, bersama jajaran pemerintah daerah. Kehadiran mereka mempertegas komitmen pemerintah daerah untuk bergandeng tangan dengan Kantor Pertanahan demi memastikan program strategis benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
Lebih dari sekadar angka dan sertipikat, capaian ini mencerminkan eratnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Hasilnya nyata: kepastian hukum atas tanah, penguatan aset daerah, dan langkah awal menuju redistribusi lahan yang lebih adil.
Di bawah kepemimpinan Bupati Welly Titah, dengan dukungan penuh Kantor Pertanahan yang dikomandani Alfrits Y. Opit serta jajaran Pemkab Talaud, satu pesan penting mengemuka: menjaga tanah Talaud berarti menjaga masa depan rakyat, sekaligus memperkokoh kedaulatan Indonesia di beranda terdepan Nusantara. (riz)













