Olahraga

Kevin De Bruyne Umumkan Perpisahan dengan Manchester City di Akhir Musim: Akhiri Dekade Emas Bersama Klub

×

Kevin De Bruyne Umumkan Perpisahan dengan Manchester City di Akhir Musim: Akhiri Dekade Emas Bersama Klub

Sebarkan artikel ini
Kevin De Bruyne melambaikan tangan kepada fans Manchester City usai laga, simbol perpisahan di akhir musim 2024/2025.
Kevin De Bruyne mengumumkan perpisahannya dari Manchester City setelah 10 tahun penuh prestasi bersama klub, termasuk 16 trofi

EKSPOSTIMES.COM – Kevin De Bruyne, salah satu gelandang terbaik sepanjang masa di Liga Primer Inggris, secara resmi mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Manchester City saat kontraknya berakhir pada akhir musim 2024/2025.

Pemain asal Belgia berusia 33 tahun ini telah menjadi ikon di Etihad Stadium sejak kedatangannya dari Wolfsburg pada 2015 dengan nilai transfer £55 juta.

Dalam pernyataan emosional yang dibagikannya melalui media sosial, De Bruyne mengungkapkan perasaannya atas perpisahan ini.

“Setiap cerita pasti berakhir, tetapi ini jelas merupakan bab terbaik. Sepak bola membawaku kepada kalian semua  dan kepada kota ini. Mengejar mimpiku, tanpa tahu bahwa masa ini akan mengubah hidupku, Manchester akan selalu menjadi rumah bagi keluarganya.” tulisnya.

Sejak bergabung dengan City, De Bruyne telah memainkan 413 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 106 gol.

Lebih dari itu, kontribusinya dalam mengatur permainan, menciptakan peluang, dan memberikan assist menjadikannya pusat kreativitas Manchester City selama satu dekade terakhir.

Baca Juga: Grealish Cetak Gol Pertama di Liga Primer Saat Manchester City Menang 2-0 atas Leicester City

Ia memegang rekor sebagai pemain dengan assist terbanyak di Liga Primer sejak 2015 (117 assist), serta pencipta peluang terbanyak (827) dan peluang besar terbanyak (193).

Selama masa baktinya di Etihad, De Bruyne berhasil membantu City meraih total 16 trofi, termasuk enam gelar Liga Primer, dua Piala FA, lima Piala Carabao, dan satu gelar Liga Champions yang sangat bersejarah pada 2023.

Ia juga menjadi bagian penting dari tim yang meraih treble winners di musim 2022/23 di bawah asuhan Pep Guardiola.

Guardiola pun tak ragu menyebut De Bruyne sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah bermain di Inggris.

“Dia adalah detak jantung dari kesuksesan kami. Apa yang dia berikan dalam satu dekade terakhir tak ternilai. Ketika pemain seperti Kompany, Aguero, dan David Silva pergi, itu sudah berat. Tapi kali ini, sebagian dari kita benar-benar ikut pergi bersamanya,” ucap Guardiola dengan emosional.

Meski masih menjadi pemain kunci, karier De Bruyne beberapa musim terakhir dihantui cedera. Musim ini, ia hanya menjadi starter dalam 19 pertandingan setelah mengalami cedera hamstring di awal musim.

Musim lalu pun ia sempat absen hingga lima bulan. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa kondisi fisiknya mulai membatasi performa maksimalnya.

Mengenai masa depan, belum ada pernyataan resmi ke mana De Bruyne akan melanjutkan karier. Namun ia sempat mengisyaratkan keterbukaan terhadap segala kemungkinan, termasuk pindah ke Liga Pro Arab Saudi atau Major League Soccer (MLS).

Beberapa klub di kedua liga tersebut telah menyatakan minat mereka terhadap pemain yang pernah menempati posisi ketiga dalam Ballon d’Or 2022 ini.

City sendiri menyatakan akan mengatur “perpisahan yang emosional” untuk menghormati kontribusi besar sang gelandang.

“Kami akan memberikan penghormatan yang layak bagi salah satu ikon global permainan ini sebelum akhir musim,” tulis klub dalam pernyataan resminya.

Pengaruh De Bruyne bagi City dan Liga Primer sangat besar. Ia menyamai rekor Thierry Henry untuk jumlah assist terbanyak dalam satu musim (20), dan menjadi satu-satunya pemain yang tiga kali memenangkan penghargaan Playmaker Liga Primer. Ia juga meraih dua penghargaan Pemain Terbaik Liga Primer (2019/20 dan 2021/22)

Phil McNulty dari BBC Sport menyebutnya sebagai “dalang ulung dari salah satu tim terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris” dan menyatakan bahwa Liga Primer beruntung pernah memiliki pemain sekelas De Bruyne.

Dengan karisma, kepemimpinan, dan bakat luar biasa yang dimilikinya, Kevin De Bruyne akan selalu dikenang bukan hanya sebagai legenda Manchester City, tetapi juga sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.

Kini, para penggemar dan dunia sepak bola menanti bab berikutnya dari perjalanan luar biasa sang maestro. (*/Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d