EKSPOSTIMES.COM- Di tengah panasnya aspal Belawan yang sibuk, ada secercah harapan yang datang di hari Jumat. Puluhan prajurit TNI Angkatan Laut dari Yonmarhanlan I turun ke jalan, bukan membawa senjata, tapi membawa kotak-kotak makanan siap saji, berbagi keberkahan dengan para tukang becak dan pengemudi ojek yang saban hari menggantungkan hidup dari rejeki jalanan.
Aksi bertajuk “Jumat Berkah” ini digelar pada Jumat, 25 April 2025, sebagai bentuk nyata kepedulian TNI AL, khususnya Pasmar 1, kepada masyarakat kecil di wilayah pesisir Kota Medan, Sumatera Utara.
Letkol Marinir Remon Dabukke, M.Tr. Opsla, selaku Komandan Batalyon (Danyon) Yonmarhanlan I, menyebut kegiatan ini sebagai jembatan hati antara prajurit dan rakyat.
“Kami tidak ingin hanya dikenal sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Ini bentuk syukur kami, sekaligus komitmen untuk terus dekat dengan rakyat,” ujar Remon.
Dalam kegiatan ini, para prajurit menyusuri pangkalan-pangkalan tukang becak dan titik-titik mangkal ojek di Belawan, membagikan ratusan porsi makan siang kepada mereka yang mungkin hari itu belum sempat membeli nasi.
Aksi sederhana ini justru mendapat sambutan hangat dan tulus dari warga.
“Kalau nggak ada ini, saya mungkin belum makan dari pagi,” ucap Pak Amran, tukang becak yang sehari-hari mangkal di depan pelabuhan.
Bagi sebagian masyarakat kecil, satu kotak nasi bisa berarti besar, terlebih di masa sulit seperti sekarang. Dan kehadiran prajurit TNI bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai tangan-tangan yang peduli, menyapa dan merangkul.
“Jumat Berkah” bukan kegiatan satu kali. Ini adalah program mingguan Yonmarhanlan I yang sudah berjalan konsisten. Dijalankan dengan semangat pengabdian, kegiatan ini juga merefleksikan nilai-nilai Sapta Marga, bahwa seorang prajurit sejati tidak hanya berperan dalam peperangan, tetapi juga hadir dalam keheningan kemanusiaan.
“Ini adalah bentuk implementasi dari nilai-nilai Sapta Marga dan komitmen TNI dalam kehidupan sosial. Kami ingin terus menumbuhkan kepercayaan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dari kedaulatan maritim,” tambah Letkol Remon.
Kegiatan sosial seperti ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah negara bukan hanya diukur dari kekuatan persenjataan, tetapi juga dari ketulusan aparatnya dalam merawat hubungan dengan rakyat.
Dengan terus menyalakan semangat berbagi di setiap Jumat, Yonmarhanlan I menjadi contoh nyata bahwa TNI bukan hanya penjaga garis pantai, tetapi juga penjaga hati rakyat. (Salmon Sihombing)












