EKSPOSTIMES.COM- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE mengawali masa kepemimpinannya dengan langkah tegas, dimana melantik pejabat strategis pertama dalam kabinetnya.
Dalam prosesi resmi yang digelar di Wisma Gubernuran Sulut, Sabtu (5/4/2025), Yulius menunjuk Johnny Suak SE MM sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut.
Langkah ini menjadi sinyal awal pembentukan pemerintahan yang proaktif, responsif, dan kuat secara politik. Tak sekadar pelantikan rutin, momentum ini dipandang sebagai penegasan arah baru bagi stabilitas dan kohesi sosial-politik di Bumi Nyiur Melambai.
Dalam pidatonya, Gubernur Yulius menyampaikan bahwa posisi Kepala Kesbangpol memiliki bobot strategis yang tak bisa dianggap ringan. Tugas utama lembaga ini bukan hanya mengurus internal birokrasi, tapi juga menjalin komunikasi lintas sektor dengan TNI, Polri, Kejaksaan, partai politik, ormas, hingga LSM.
“Kesbangpol berada di titik sentral. Ia bukan hanya penghubung antar lembaga, tapi juga penjaga harmoni sosial di tengah dinamika politik dan keamanan,” tegas Yulius.
Baca Juga: Gubernur Sulut Pastikan Aset Eks Hotel MBH Dimanfaatkan untuk Pariwisata, Investor Mulai Melirik
Gubernur pun menyampaikan keyakinannya terhadap Johnny Suak yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris dan Plt Kepala Kesbangpol. Pengalaman panjang itulah yang membuatnya dianggap paling layak untuk menduduki jabatan definitif.
Usai pelantikan, Johnny Suak menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengaku siap untuk bekerja keras dan menjadikan Kesbangpol sebagai motor penggerak sinergi dan kestabilan daerah.
“Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah besar. Saya akan bekerja dengan integritas dan totalitas demi mendukung program Gubernur dan menjaga semangat kebangsaan di Sulawesi Utara,” ujar Johnny.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi antar lembaga dan mempererat komunikasi sosial-politik di lapisan masyarakat. Menurutnya, tantangan ke depan tak ringan, apalagi menjelang momentum politik nasional.
Pelantikan ini disebut sejumlah pengamat sebagai langkah pembuka yang mencerminkan keseriusan Gubernur Yulius dalam membangun tim kerja yang solid. Penempatan tokoh berpengalaman di posisi strategis seperti Kesbangpol menjadi bagian penting dari stabilisasi birokrasi dan harmonisasi sosial.
Kehadiran unsur Forkopimda, pejabat tinggi Pemprov Sulut, hingga perwakilan ormas menambah legitimasi bahwa pelantikan ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat.
Dengan Johnny Suak resmi menjabat sebagai Kepala Kesbangpol, publik berharap lembaga ini dapat tampil sebagai garda depan dalam merawat demokrasi yang sehat, menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah, serta menjaga stabilitas sosial-politik di tengah dinamika nasional dan global. (riz)













