Peristiwa

Drama di Negeri Kincir Angin! Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Assen 2025, Quartararo Gagal Setelah Crash Tragis

×

Drama di Negeri Kincir Angin! Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Assen 2025, Quartararo Gagal Setelah Crash Tragis

Sebarkan artikel ini
Marc Marquez merayakan kemenangan Sprint Race MotoGP Assen 2025 di atas podium bersama Alex Marquez dan Marco Bezzecchi.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team menjuarai Sprint Race MotoGP Assen 2025, disusul Alex Marquez dan Marco Bezzecchi di posisi kedua dan ketiga

EKSPOSTIMES.COM- Aroma rivalitas membara dan drama lintasan yang menegangkan menyelimuti Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu malam WIB (28/6). Dalam sesi Sprint Race MotoGP Assen 2025, Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team mengukir kisah gemilang dengan merebut podium pertama dalam tempo 20 menit 02,150 detik sebuah kemenangan yang mengukuhkan reputasinya sebagai matador tak tergoyahkan di atas kuda besi.

Namun, bukan kemenangan biasa. Ini adalah cerita tentang dua saudara kandung yang menguasai sirkuit legendaris. Alex Marquez, sang adik dari tim BK8 Gresini Racing, terus menempel ketat Marc sepanjang lap. Hanya berjarak 0,351 detik, Alex nyaris membalikkan cerita. Tapi sang kakak terlalu tangguh. Duel darah dan semangat itulah yang menjadi sajian utama bagi para pecinta kecepatan.

Baca Juga: Dominasi Marquez Bersaudara! Marc Tak Terbendung, Raih Kemenangan Kedelapan di Sprint Race MotoGP Italia 2025

Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) pun tak mau tertinggal, menempati posisi ketiga (+1,247 detik), disusul Fabio Di Giannantonio dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing (+2,269 detik). Sementara juara bertahan Francesco Bagnaia harus puas di peringkat lima dengan selisih waktu 2,686 detik—sebuah ironi bagi pembalap Ducati yang sedang mengejar klasemen.

Namun drama terbesar malam itu datang dari Fabio Quartararo. Sang pole sitter dari Monster Energy Yamaha MotoGP harus menelan pil pahit setelah mengalami crash tragis pada lap kesembilan, membuatnya gagal menyelesaikan balapan. Harapan yang dibangun sejak latihan bebas 1 akhirnya runtuh dalam hitungan detik.

Padahal, Quartararo tampil meyakinkan pada sesi latihan Jumat malam, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 31,156 detik. Tapi sejak awal, sirkuit Assen sudah seperti arena gladiator. Bendera merah berkibar dua kali, menandai rentetan insiden yang membuat jantung para kru dan penonton berpacu cepat.

Korban demi korban berjatuhan: Alex Marquez sempat mengalami insiden, disusul Johann Zarco, Fermin Aldeguer, Franco Morbidelli, Aleix Espargaro, dan Enea Bastianini. Ketika Marc Marquez turun ke lintasan setelah 15 menit, giliran Ai Ogura yang jatuh keras di tikungan 11, memicu kebakaran pada motor RS-GP25 dan menghentikan sesi sementara.

Bendera merah kembali berkibar jelang akhir sesi saat Lorenzo Salvadori terlempar dari tunggangannya di tikungan 8. Ketegangan memuncak saat Marc dan Bagnaia saling adu kecepatan memperebutkan posisi terdepan, hingga Marc sempat terjatuh di tikungan 7 sebuah momen yang menegangkan namun tak menghentikannya untuk bangkit dan menang di Sprint Race.

Baca Juga: Sikut-Sikutan Panas, Marc Marquez Bungkam Acosta dan Menangi Sprint Race MotoGP Aragon 2025

Hasil akhir latihan bebas pun tak kalah mengejutkan Quartararo memimpin, disusul Alex, Pedro Acosta, Bezzecchi, Bagnaia, dan Fabio Di Giannantonio. Tapi semua statistik itu tenggelam di balik sorotan kemenangan emosional Marc Marquez di Sprint Race sebuah pesan keras bahwa ia belum habis, dan perebutan gelar dunia belum selesai.

MotoGP Assen 2025 masih menyisakan balapan utama. Namun satu hal pasti drama, rivalitas, dan kecepatan telah menyatu di lintasan, dan Assen kembali menjadi saksi sejarah yang memompa adrenalin dunia balap motor. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d