Olahraga

Sikut-Sikutan Panas, Marc Marquez Bungkam Acosta dan Menangi Sprint Race MotoGP Aragon 2025

×

Sikut-Sikutan Panas, Marc Marquez Bungkam Acosta dan Menangi Sprint Race MotoGP Aragon 2025

Sebarkan artikel ini
Marc Marquez merayakan kemenangan di atas podium usai menjuarai sprint race MotoGP Aragon 2025.
Marc Marquez finis pertama dalam sprint race MotoGP Aragon 2025 di Sirkuit MotorLand, Alcaniz, usai duel sengit dengan Pedro Acosta dan Alex Marquez.

EKSPOSTIMES.COM– Drama panas, aksi menegangkan, dan pertarungan sengit mewarnai sprint race MotoGP Aragon 2025 yang akhirnya dimenangkan oleh Marc Marquez. Bertarung di kandangnya sendiri di Sirkuit MotorLand Aragon, Sabtu (7/6), Marquez membuktikan kelasnya setelah duel fisik yang nyaris jadi kecelakaan dengan Pedro Acosta.

Start dari pole position, pembalap Ducati Lenovo itu nyaris kehilangan segalanya di tikungan pertama. Ia melakukan start kurang sempurna dan langsung terseret dalam adu sikut keras dengan Acosta yang agresif menyerang dari sisi dalam. Kontak pun tak terhindarkan, membuat Marquez kehilangan momentum dan turun ke posisi tiga.

Baca Juga: MotoGP 2025: Dominasi Marquez, Bagnaia Terpeleset, dan Kebangkitan Mengejutkan Alex Marquez

“Saya memang tertinggal di start, dan harus mengerem keras untuk menjaga posisi. Tapi itu risiko biasa di Tikungan 1 Aragon, tikungan tersulit di kalender,” aku Marquez usai balapan.

Pedro Acosta sendiri tak menampik adu kontak tersebut.

“Saya tak menyangka dia akan lambat di awal. Tapi ini balapan, Anda harus siap tabrak-menabrak di momen-momen seperti itu,” ujarnya dikutip dari siaran resmi MotoGP.

Sementara drama terjadi di depan, Francesco Bagnaia, juara dunia bertahan, justru tampil di luar ekspektasi. Start buruk membuatnya tercecer ke posisi delapan, dan insiden melebar di tikungan 7 membuatnya melorot hingga posisi ke-13. Hingga akhir sprint race, Bagnaia finis di luar 10 besar dengan selisih 14 detik dari Marquez.

Di lap kedua, pembalap Honda Joan Mir kembali apes. Ia mengalami crash di tikungan 12 dan gagal finis. Tim Honda HRC pun dipastikan pulang dengan nol poin, karena Luca Marini masih absen akibat cedera.

Sementara itu, Alex Marquez tampil cemerlang. Sang adik Marc ini sempat merebut pimpinan balapan dari kakaknya setelah memanfaatkan insiden awal antara Marc dan Acosta. Namun pada lap keenam, Marc kembali menunjukkan tajinya. Dengan manuver presisi, ia menyalip Alex dan merebut kembali posisi puncak hingga bendera finis dikibarkan.

Di belakang duo Marquez, kejutan datang dari rookie Fermin Aldeguer. Pembalap muda dari tim Gresini itu berhasil menyalip Franco Morbidelli dan merebut podium ketiga, mencetak double podium untuk tim warisan Fausto Gresini.

Kekacauan juga terjadi di tengah persaingan papan tengah. Fabio Quartararo, yang sempat naik ke posisi keenam, harus merosot ke urutan 10 setelah kontak dengan Maverick Vinales. Insiden tersebut membuka celah bagi Brad Binder dan Marco Bezzecchi untuk menyusulnya.

Baca Juga: MotoGP : Marc Marquez Menggila di Le Mans, Bos Ducati: Dia Mesin Kemenangan Kami

Sprint race ini mempertegas kebangkitan Marc Marquez, yang sempat diragukan usai serangkaian hasil naik-turun.

“Kemenangan ini berarti banyak. Di depan publik sendiri, di sirkuit sulit, dan dengan start buruk, ini jadi salah satu sprint race paling emosional buat saya,” ungkapnya.

Dengan kemenangan ini, Marquez tidak hanya mengukuhkan posisinya dalam perebutan gelar, tetapi juga mengirimkan pesan keras: sang raja belum selesai! (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d