EKSPOSTIMES.COM- Seakan tak kenal kata menyerah, The Baby Alien kembali unjuk gigi di lintasan. Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mencetak sejarah baru di Sirkuit Brno, Sabtu (19/7/2025), dengan meraih kemenangan ke-11 dari 12 Sprint Race musim ini dalam laga dramatis yang menegangkan sejak awal hingga akhir.
Namun kemenangan itu bukan tanpa guncangan. Balapan sejauh 10 lap itu sempat diwarnai kekacauan strategi, insiden tekanan ban yang mengundang tanya, dan duel sengit yang membuat penonton di tribun Brno tak henti menahan napas.
Marquez yang tampil dominan sejak awal balapan, sempat membuka jarak hingga tiga detik dari para pesaing. Namun, drama memuncak pada lap keenam, ketika Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing secara mengejutkan menyalip Marquez di Tikungan 5. Sebuah manuver yang tampak mustahil terjadi jika bukan karena sesuatu yang tak beres.
Spekulasi langsung bermunculan, tekanan ban? Masalah grip? Strategi menunggu? Namun satu hal pasti Marquez tidak tinggal diam.
Dua lap berselang, pada lap kedelapan, Marquez memutuskan waktunya telah tiba. Dengan presisi khasnya, ia menyerang balik dan kembali mengambil alih posisi terdepan.
Sejak itu, dominasi Marquez tak tersentuh. Ia menyentuh garis finis dengan catatan waktu 19 menit 5,880 detik, unggul 0,798 detik atas Acosta yang harus puas di posisi kedua.
Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3 melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga, sementara Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) menyusul di lima besar.
Drama lainnya menyelimuti rekan setim Marquez, Pecco Bagnaia, yang memulai balapan dari pole position namun secara mengejutkan melorot ke posisi kelima pada lap kelima, dan akhirnya hanya mampu finis ketujuh.
Kejadian ini makin memperkuat dugaan bahwa ada masalah tersembunyi di balik performa pembalap Ducati hari itu.
Meski begitu, penyelidikan teknis dari steward MotoGP menyatakan tidak ada pelanggaran parameter tekanan ban baik pada motor Marquez maupun Bagnaia.
Kemenangan ini membawa Marquez semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 319 poin, unggul 78 poin dari adiknya sendiri, Alex Marquez (Gresini Racing), yang di Sprint Race Ceko hanya mampu finis di posisi delapan dan mengantongi dua poin.
Dengan performa yang tampak tak tertandingi, satu pertanyaan kini menggema di paddock MotoGP: Siapa yang bisa menghentikan Marquez? (*/Tim)













