EKSPOSTIMES.COM – Malam yang diharapkan menjadi awal gemilang bagi Atletico Madrid justru berakhir menjadi mimpi buruk. Bermain di RCDE Stadium, Senin (18/8/2025) dini hari WIB, Los Colchoneros harus menelan kekalahan pahit 1-2 dari tuan rumah Espanyol, meski sempat unggul lebih dulu.
Diego Simeone datang ke laga perdana LaLiga 2025/2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Ia menurunkan skuad terbaiknya, termasuk lima rekrutan anyar Thiago Almada, Johnny Cardoso, Alex Baena, Matteo Ruggeri, dan David Hancko. Di lini depan, kepercayaan penuh diberikan kepada Julian Alvarez untuk menjadi ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1 andalannya.
Benar saja, sejak menit awal Atletico tampil agresif. Tekanan demi tekanan diarahkan ke pertahanan Espanyol. Gol yang dinantikan akhirnya datang di menit ke-37.
Alvarez, dengan ketenangan luar biasa, melepaskan sepakan bebas yang melengkung indah menembus pojok kanan gawang Marko Dimitrovic. Seisi bangku cadangan Atletico bersorak, dan Simeone mengepalkan tangan dengan penuh emosi. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Namun, babak kedua menghadirkan cerita berbeda. Meski tetap dominan dalam penguasaan bola, Atletico kesulitan menciptakan peluang bersih. Justru Espanyol yang menemukan momentum emas.
Baca Juga: Arsenal Taklukkan Manchester United, Arteta Ingatkan Tim Tetap Rendah Hati
Menit ke-73, Miguel Rubio lolos dari jebakan offside dan menyambar bola mati di tiang jauh. Sontak, RCDE Stadium bergemuruh saat sontekannya merobek gawang Jan Oblak. Skor berubah 1-1, dan atmosfer laga berbalik memanas.
Gol penyama itu membuat Espanyol semakin percaya diri. Simeone mencoba merespons dengan memasukkan Antoine Griezmann dan Giacomo Raspadori, berharap ada perubahan di lini depan.
Namun yang terjadi sebaliknya gawang Atletico kembali jebol. Menit ke-84, Omar El Hilali mengirim umpan silang matang dari sisi kanan, dan Pere Milla menanduk bola dengan keras. Oblak hanya bisa terpaku, menyaksikan bola melesak masuk.
Peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk Espanyol tak berubah. Para pemain tuan rumah berpesta, sementara wajah-wajah murung menghiasi skuad Atletico. Kekalahan ini begitu menyesakkan, sebab untuk pertama kalinya sejak 2009, Los Colchoneros tumbang di laga pembuka LaLiga, sebuah catatan kelam yang bahkan tak pernah terjadi di era Simeone.
Dengan hasil ini, Atletico terdampar di posisi ke-16 klasemen sementara tanpa poin, sementara Espanyol berhak duduk di peringkat ketujuh dengan tiga poin berharga.
Awal musim yang getir bagi Simeone dan pasukannya. Sebuah pengingat bahwa dalam sepak bola, kejayaan hanya bisa diraih lewat konsistensi dan malam di Catalonia menjadi pelajaran pahit pertama mereka musim ini. (*/tim)













